Senin, 20 Juli 2026

Viral Keributan di Nagoya Batam Berakhir Damai, Dodi Novanto dan Junico Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie bersama Wakapolsek, Kanit Reskrim Lubuk Baja dan dua pihak berseteru memberilan keterangan di Mapolresta Barelang, Jumat (17/7). Kedua belah pihak sepakat saling memaafkan setelah dilakukan mediasi F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Perselisihan antara Dodi Novanto dan Junico yang sempat viral di media sosial setelah terjadi keributan di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Nagoya, Kota Batam, akhirnya diselesaikan secara damai.

Kesepakatan tersebut dicapai melalui proses mediasi yang dipimpin Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono bersama Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie di Mapolresta Barelang, Jumat (17/7/2026).

Dalam mediasi itu, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, saling memaafkan, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi kejadian serupa di kemudian hari.

Kesepakatan damai tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani oleh pelapor dan terlapor.

Junico Sampaikan Permohonan Maaf

Dalam proses mediasi, Junico menyampaikan permohonan maaf kepada Dodi Novanto atas insiden yang terjadi. Ia mengakui keributan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman dan menegaskan tidak memiliki niat memperpanjang persoalan.

Dodi Novanto menerima permintaan maaf tersebut dan memilih menyelesaikan masalah secara damai.

“Iya, terlapor sudah minta maaf. Ya sudah, saya coba besar hati untuk menerima permohonan maafnya,” ujar Dodi usai proses mediasi.

Junico juga membenarkan bahwa persoalan di antara mereka telah berakhir dengan baik.

Menurutnya, kedua pihak telah saling memaafkan dan sepakat menjaga hubungan yang lebih baik agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Polisi: Perselisihan Dipicu Kesalahpahaman

Sebagai simbol berakhirnya perselisihan, Dodi dan Junico berjabat tangan di hadapan Kapolresta Barelang dan Kapolsek Lubuk Baja. Proses mediasi berlangsung kondusif hingga kedua pihak menyatakan persoalan telah selesai.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, menjelaskan bahwa keributan yang sempat menjadi perhatian publik itu pada dasarnya dipicu oleh kesalahpahaman.

Menurutnya, narasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan persoalan asmara juga telah diklarifikasi oleh kedua belah pihak.

“Persoalan tersebut pada dasarnya hanya dipicu oleh kesalahpahaman. Informasi yang berkembang terkait masalah asmara juga merupakan akibat miskomunikasi yang kemudian memicu keributan,” jelas Kompol Deni.

Video Keributan Sempat Viral

Sebelumnya, keributan antara Dodi Novanto dan Junico terjadi di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Nagoya pada Kamis (16/7/2026) malam.

Video insiden tersebut dengan cepat beredar luas di berbagai platform media sosial dan memunculkan beragam spekulasi mengenai penyebab pertikaian.

Namun, setelah kedua pihak dipertemukan oleh kepolisian melalui proses mediasi, dipastikan bahwa perselisihan tersebut terjadi akibat kesalahpahaman dan berhasil diselesaikan secara damai tanpa berlanjut ke proses hukum.

Polresta Barelang mengapresiasi itikad baik kedua belah pihak yang memilih menyelesaikan persoalan melalui dialog dan musyawarah. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta mengedepankan penyelesaian secara damai apabila terjadi perselisihan. (*)

UPDATE