
batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berpamitan kepada jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga warga Kota Batam menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Momen pamitan itu berlangsung dalam acara Walimatus Safar di kediamannya di Batam Centre, Minggu (18/5). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kerabat dekat.
Amsakar dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci bersama sang istri, Erlita Amsakar, yang juga Ketua TP-PKK Kota Batam, pada 21 Mei 2026. Keduanya akan lebih dahulu masuk Asrama Haji pada 20 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Batam apabila selama memimpin masih terdapat kebijakan maupun sikap yang belum memenuhi harapan seluruh pihak.
“Sebagai manusia biasa dan pemimpin, tentu kami menyadari belum bisa memuaskan semua pihak. Saya dan istri memohon maaf apabila selama menjalankan amanah terdapat perkataan maupun tindakan yang kurang berkenan,” ujarnya.

Selain meminta doa restu untuk kelancaran ibadah hajinya, Amsakar juga menitipkan jalannya pemerintahan Kota Batam kepada Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, selama dirinya berada di Tanah Suci.
Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, hingga kepala OPD tetap memberikan dukungan agar pelayanan publik dan program pembangunan berjalan optimal.
“Saya titip Ibu Wakil Wali Kota kepada seluruh jajaran. Mohon dukungan agar roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan dengan baik,” katanya.
Acara Walimatus Safar berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah agama, hingga prosesi adat tepuk tepung tawar sebagai simbol doa keselamatan dan keberkahan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan salam-salaman menjelang keberangkatan Amsakar dan istri menunaikan ibadah haji. (*/adv)


