Jumat, 24 April 2026

113 PMI Dirawat di RSKI Galang

Berita Terkait

Pekerja Migran Indonesia saat tiba di Kota Batam langsung dijemput dan dibawa ke lokasi karantina. Foto: Satgatsus Pelintasan PMI di Wilayah Batam Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Sebanyak 113 Pekerja Migran Indonesia (PMI) masih dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Kota Batam.

Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgatsus) Pelintasan PMI di Wilayah Batam Kepri, Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, melalui  Kepala Penerangan Korem 033/Wira Pratama, Mayor Inf Reza Fahlevi, mengatakan, para Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI masih terus berdatangan dari dua negara berbeda yakni Singapura dan Malaysia.

Kata dia, Satuan Tugas Khusus Penanganan Pemulangan PMI ke Indonesia terus melakukan upaya khusus untuk tetap menangani PMI ini dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada.

“Hingga Sabtu (13/11), 113 orang (PMI dari Malaysia dan Singapura masih dirawat di RSKI di Kota Batam, karena terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19,” ujarnya, Minggu (14/11/2021).

Dikatakan Reza, untuk 113 orang PMI yang dirawat di RSKI Galang di antara 71 laki-laki dan 42 perempuan.

“Uuntuk tingkat keterisian di rumah sakit khusus infeksi RSKI pulau Galang mencapai 24,56 persen,” paparnya.

Ia mengatakan, selama ini penanganan para PMI tersebut dilakukan sesuai prosedur. Dalam mengantisipasi kedatangan rekan-rekan PMI pihaknya memaksimalkan strategi karantina perjalanan (3 dan 5 Hari).

Dalam artian awal diterima di Rapid Antigen & PCR ke-1 dan setelah  hari ke 2 atau hari ke 4 dilaksanakan PCR ke-2.

Apabila PMI telah divaksin dosis-1 maka akan menjalani karantina 5 hari. Sedangkan yang telah divaksin 2 dosis maka dilaksanakan selaam 3 hari.

Sementara yang belum divaksin akan dikarantina 5 hari baik di lokasi karantina mandiri maupun lokasi karantina terpusat di Rusunawa BP Batam, Putrajaya dan Pemko Batam.

“Bila Positif akan di Evakuasi ke RSKI Galang,” jelasnya.

Selain itu pihaknya melaksanakan imbauan 5 M dan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan bersama jajaran Korem 033/WP, Polda Kepri, Pemprov, Pemkab/Pemkot, Binda Kepri dan Jajaran TNI lainnya serta Asosiasi dari APINDO & beberapa Yayasan Keagamaan lainnya secara Massif.

Selain itu, pihaknya pro aktif 3T (Testing, Tracing, dan Treatment dalam menekan Positivity Rate demi mencegah penularan varian Delta, termasuk mempertahankan penurunan kasus yang tengah berlangsung.

“Agar dapat mencegah masuknya semua jenis varian baru sekaligus meminimalisir pembentukan mutasi baru via pintu masuk Kota Batam ini,” pungkasnya.

Reporter : Rengga Yuliandra, Iman Wachyudi

UPDATE