batampos – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya rampung pada Jumat (12/6/2026) dini hari. Pasokan air bersih bagi pelanggan yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.
Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT Air Batam Hilir berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada Jumat pukul 03.30 WIB.
Sebelumnya, proses perbaikan sempat mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah diperkirakan akibat sejumlah kendala teknis di lapangan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan layanan yang terjadi selama proses perbaikan berlangsung.
“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6).
Menurutnya, tim teknis menghadapi dua kendala utama selama proses pengerjaan. Kendala pertama terjadi saat penyambungan pipa yang membutuhkan penyesuaian ulang pada komponen sambungan untuk memastikan kualitas dan ketahanan jaringan dalam jangka panjang.
Langkah tersebut dilakukan guna mencegah potensi kebocoran kembali setelah perbaikan selesai.
Selain itu, tim juga menghadapi tantangan akibat masih adanya sisa aliran air di dalam pipa. Kondisi pipa yang masih basah menyebabkan proses pengelasan akhir tidak dapat dilakukan secara optimal dan berisiko terhadap keselamatan pekerja.
“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” katanya.
Setelah seluruh sambungan dipastikan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung dilakukan. Saat ini pendistribusian air bersih kepada pelanggan telah dimulai secara bertahap.
PT Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air tidak berlangsung serentak di seluruh wilayah. Pelanggan yang berada di kawasan dataran tinggi maupun di ujung jaringan distribusi diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama hingga aliran air kembali normal.
BP Batam dan PT Air Batam Hilir juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kesabaran dan pengertian selama proses perbaikan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” tutup Ariastuty.
Dengan selesainya perbaikan tersebut, distribusi air bersih diharapkan dapat kembali normal secara bertahap seiring proses stabilisasi tekanan di seluruh jaringan pelayanan.(*)

