Jumat, 12 Juni 2026

PJU di Sei Beduk Kerap Padam Akibat Pencurian

Berita Terkait

Kondisi Jalan S Parman yang gelap akibat padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU). F. Zavila untuk Batam Pos

batampos– Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sei Beduk kerap mengalami pemadaman. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena membuat jalanan gelap dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Beberapa titik yang sering mengalami gangguan penerangan berada di kawasan Pancur, Simpang Bagan, hingga Bukit Kemuning. Meski telah beberapa kali diperbaiki, lampu jalan di lokasi tersebut kembali padam.

Camat Sei Beduk, Rifandi Malik, mengatakan pemadaman PJU di sejumlah titik umumnya disebabkan pencurian komponen instalasi serta gangguan teknis seperti korsleting.

“Beberapa titik PJU yang padam disebabkan pencurian dan korsleting. Bahkan setelah diperbaiki, ada yang kembali mengalami gangguan,” ujarnya, Jumat (12/6)

Menurutnya, pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan dinas terkait setiap kali menerima laporan dari masyarakat mengenai lampu jalan yang tidak berfungsi. Langkah tersebut dilakukan agar perbaikan dapat segera dilaksanakan dan penerangan jalan kembali normal.

“Kami selalu berkoordinasi dengan dinas terkait apabila ada laporan PJU padam agar segera ditindaklanjuti,” katanya.

Rifandi juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah disediakan pemerintah. Ia meminta warga segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kerusakan maupun dugaan pencurian komponen PJU.

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas umum ini demi kenyamanan dan keamanan bersama. Jika ada kerusakan atau indikasi pencurian, segera laporkan,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Tanjung Piayu, Zavila, mengeluhkan padamnya lampu jalan yang membuat pengendara merasa waswas saat melintas pada malam hari. Ia menyebut lampu penerangan dari Simpang ATB hingga depan kantor lurah dalam kondisi mati total.

“Semua lampu jalan dari Simpang ATB sampai depan kantor lurah mati total. Padahal ini jalan utama,” katanya.

Menurut Zavila, kondisi jalan yang gelap tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, tetapi juga membuka peluang terjadinya tindak kriminalitas.

“Kondisi seperti ini sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan berkendara masyarakat,” ujarnya.

Warga berharap perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh disertai pengawasan yang lebih ketat, sehingga lampu penerangan jalan dapat berfungsi optimal dan tidak kembali menjadi sasaran pencurian.(*)

UPDATE