
batampos – Pengelola Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam menyebut sebanyak 27 ribu orang, sudah meninggalkan Kota Batam sejak 23 April. Sedangkan orang yang datang sebanyak 18.690 orang. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat, dan puncaknya di 28 dan 29 April.
“Rata-rata jumlah penerbangan perharinya 70-an flight,” kata General Manager BUBU Hang Nadim, Bambang Soepriono, Rabu (27/4).
Kepada masyarakat yang akan mudik, Bambang mengingatkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, syarat penerbangan bagi yang sudah vaksin booster atau tiga kali, tidak perlu lagi menyertakan dokumen negatif Covid-19.
Sedangkan yang baru vaksin dua kali, wajib menyertakan dokumen negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan antigen. Sedangkan yang baru vaksin satu kali atau belum divaksin sama sekali akibat komorbid, diperbolehkan berangkat. Namun, harus menyertakan dokumen negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan PCR.
“Masyarakat yang mudik tolong memperhatikan waktu keberangkatan. Jangan mepet-mepet waktunya, baru berangkat,” ucap Bambang.
Ia mengatakan mudik kali ini diperkirakan cukup ramai. Sehingga, masyarakat harus datang ke bandara beberapa jam sebelum penerbangan. “Minimal 2 jam sebelum keberangkatan, untuk mengurus check in atau pengecekan kelengkapan lainnya. Datang lebih awal ini, demi mencegah tertinggal pesawat,” ungkapnya.
Pantauan Batam Pos, Bandara Hang Nadim sudah dipadati penumpang sejak, Rabu pagi. Salah seorang penumpang yang ditemui Batam Pos di Bandara Hang Nadim, Putri Wulandari mengatakan akhirnya bisa mudik setelah dua tahun tidak pulang ke kampung halamannya.
“Saya sempat khawatir, takut ada perubahan aturan. Tapi, sampai waktunya berangkat tidak ada. Saya pun sudah vaksin booster, agar bisa pulang dengan lancar,” ungkapnya.(*)
Reporter : FISKA JUANDA

