Jumat, 8 Mei 2026

Provinsi Kepri Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

Berita Terkait

Ilustrasi. Ratusan ibu rumah tangga (IRT) terlihat serius membatik di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Provinsi Kepri ditunjuk sebagai tuan rumah Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI).

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Musni Hardi K Atmaja, mengatakan, kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada Maret 2022.

Ia menjelaskan, ada 3 tujuan utama penyelenggaraan GBBI ini.

Yaitu:

1. Peningkatan UKM/Artisan masuk ke ekosistem digital/onboarding UMKM.
2. Peningkatan transaksi penjualan UMKM/Omzet
3. Pendampingan dalam memulai dan mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui                business coaching dan business matching.

“Dalam rangka mendukung program GBBI secara keseluruhan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta instansi/lembaga terkait lainnya di daerah mensinergikan event tahunan Gebyar Melayu Pesisir (GMP) menjadi bagian dari puncak kegiatan GBBI di bulan Maret 2022 ini,” ujarnya saat Kick Off Gebyar Onboarding UMKM Kepulauan Riau secara virtual, Jumat (4/3/2022).

Ia menjelaskan, penyelenggaraan GMP ini merupakan tahun kedua sejak diluncurkan pada Maret 2021 dan Agustus 2021 lalu. GMP lanjutnya dikemas dalam berbagai rangkaian kegiatan.

Dimulai dari kurasi UMKM yang telah dilaksanakan pada Januari hingga Februari lalu yang melibatkan 338 UMKM dari seluruh wilayah Provinsi Kepri.

“Dari pelaksanaan kurasi tersebut telah ditetapkan sebanyak 71 UMKM lolos kurasi, dan sebanyak 45 UMKM lolos dengan perbaikan dalam beberapa aspek,” jelasnya.

Dari UMKM yang telah lolos kurasi tersebut kata dia, telah difasilitasi untuk pembuatan e-katalog produk.

Selanjutnya untuk membantu pemasaran produk UMKM melalui kanal-kanal digital, meliputi media sosial (WA bisnis, google bisnis, Instagram) dan platform perdagangan digital (e-commerce), akan dilaksanakan kegiatan onboarding.

Selain itu lanjutnya, akan dilaksanakan juga kegiatan business matching. Meliputi business matching pembiayaan dengan melibatkan OJK, perbankan dan pegadaian.

Serta business matching perdagangan dan ekspor yang melibatkan potensial buyer dari beberapa negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.

“Puncak kegiatan GMP dan GBBI Insha Allah nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret hingga 3 April mendatang di kawasan Harbourbay Kota Batam,” katanya.

Kata dia, kegiatan onboarding yang akan dilaksanakan merupakan sinergi dan kolaborasi program antara Bank Indonesia Provinsi Kepri, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepri serta Pemerintah Provinsi Kepri.

Kegiatan ini sekaligus merupakan rangkaian dari kegiatan GMP, GBBI dan sekaligus juga bentuk dukungan terhadap Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI) tahun 2022.

Sebagai informasi, pemerintah pada tahun 2024 telah menargetkan sebanyak 30 juta UMKM berhasil onboarding/masuk ke platform digital.

Hingga 2021, UMKM yang telah berhasil onboarding mencapai 16 juta UMKM. Untuk mencapai target tersebut tentunya masih diperlukan dukungan dan kerja keras dari seluruh pihak.

Kick off Gebyar Onboarding UMKM Kepulauan Riau ini merupakan pembukaan atau awal dari serangkaian kegiatan edukasi dan fasilitasi UMKM Kepri go digital. Program ini tidak one shoot event melainkan program yang berkesinambungan yang Insha Allah akan dilaksanakan selama tiga bulan kedepan,” tuturnya.(*)

Reporter: Messa Haris

UPDATE