Senin, 16 Maret 2026

Pengumuman Kelulusan SMK Hari Ini, Siswa Diminta Tidak Konvoi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Disdik Provinsi Kepri, Andi Agung. F.Dalil Harahap

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau mengumumkan kelulusan SMK sederajat, Jumat (3/6) pukul 16.00 WIB. Pengumuman langsung melalui website Disdik dan sekolah, sehingga siswa tidak perlu datang ke sekolah.

Kepala Disdik Provinsi Kepri, Andi Agung meminta siswa untuk tidak melakukan konvoi kelulusan atau berbuat sesuatu yang melanggar. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dan bersurat kepada Polda Kepri, agar bisa membantu dalam mencegah aksi seperti ini.

“Jangan ada konvoi. Anak-anak tolong diawasi orangtua dan sekolah juga wajib mewanti-wanti terjadinya aksi ini,” imbuhnya, Kamis (2/6).

Andi menyebutkan presentase kelulusan tahun ini cukup baik. Total siswa yang lulus adalah 10.954 siswa. Ia berharap siswa yang lulus bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tentunya.

“Usai kelulusan baik SMK dan SMA, kami akan lanjut untuk PPDB yang akan dimulai 18 Juni mendatang. Pendaftaran dibuka online, sekarang persiapan sudah berjalan. Semoga tidak ada kendala terutama ketersedian dan kemampuan server nantinya,” ujarnya.

Mantan Sekretaris Disdik Batam ini menyebutkan tahun ini total kelulusan siswa kelas sembilan yang akan melanjutkan ke SMA sederajat berjumlah kurang lebih 19 ribu siswa. Sementara untuk data tampung tersedia 17 ribu.

“Untuk sekolah negeri memang terbatas. Untuk itu perlu seleksi pendaftaran, agar mereka yang benar-benar lolos seleksi diterima di sekolah negeri tanpa kendala,” ujarnya.

Terkait siswa yang tidak tertampung atau tidak lolos seleksi itu menjadi kebijakan pimpinan nantinya. Untuk saat ini pihaknya akan membuka pendaftaran sesuai prosedur dan berdasarkan rencana daya tampung yang sudah ada.

“Kami juga sudah diskusi bersama Ombudsman, tim Sauber pungli untuk membahas tahapan, hingga antisipasi pungutan liar selama proses PPDB berlangsung,” ujarnya.

Andi berharap pelaksanaan PPDB bisa berjalan dengan baik, sekolah negeri menurutnya masih menjadi pilihan utama orangtua. Meskipun mereka tahu bahwa daya tampung terbatas, namun tidak mengurangi animo masyarakat mendaftar ke negeri.

“Alasan masih yang lama karena mereka tidak mampu ke negri. Namun apapun itu kami akan berupaya memberikan yang terbaik. Usai pengumuman nanti, jika ada yang tidak tertampung akan dibahas. Walaupun ada omongan dari Ombudsman untuk tidak nambah Rombel, itu tergantung pimpinan nantinya,” terangnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

SALAM RAMADAN