Senin, 16 Maret 2026

Disperindag Pastikan Harga Gula, Beras dan Minyak Goreng Curah Tak Naik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi minyak goreng curah. Foto: jawapos.com

batampos – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam memastikan harga tiga bahan pokok, seperti gula, beras dan minyak goreng curah tidak akan naik dalam beberapa pekan ke depan.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, jumlah stok ketiga bahan pokok tersebut cukup banyak. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan distributor di Kota Batam terkait harga bahan pokok pasca kenaikan harga BBM.

“Distributor memastikan, stok ketiga bahan pokok: gula, beras dan minyak curah masih aman. Untuk beras, gula dan minyak curah, saya pastikan tak ada kenaikan. Karena memang stok banyak, jadi masih harga lama,” ujar Gustian.

Baca Juga: Pemko Batam Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan

Dikatakan Gustian untuk harga gula dijual berkisar Rp11-13 ribu. Sedangkan harga beras bervariasi, tergantung dari jenis beras, per kilogramnya dijual Rp 9.000-13.000.

”Insyaallah tak ada kenaikan hingga beberapa pekan ke depan,” terang Gustian.

Terutama, lanjut Gustian, untuk harga minyak goreng curah dijamin tak ada kenaikan. Dimana harga eceran tertinggi(HET) minyak goreng curah
yakni Rp 14 ribu. Namun untuk minyak goreng kemasan premium, ada sedikit kenaikan.

”Premium memang sedikit naik, jadi harganya masih bisa dikatakan normal. Untuk curah, saya pastikan tak ada kenaikan, karena distributor dari PT SON sudah memastikan tak ada kenaikan,” jelasnya.

Baca Juga: Pemko Batam akan Gelar Pasar Murah Selama 3 Tiga Bulan

Disinggung terkait kebutuhan lainnya, dia menyatakan ada sedikit kenaikan. Namun, kenaikannya masih dalam batas wajar.

”Saya juga sudah minta distributor agar kalau naik, jangan tinggi-tinggi. Masih dalam batas wajarlah,” sebutnya.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok, Aryanto, membenarkan belum ada kenaikan harga untuk sejumlah bahan pokok hingga awal bulan depan.

”Paling yang naik baru minyak goreng kemasan premium, itu naik 3 persen,” kata Aryanto.(*)

Reporter: Yashinta

SALAM RAMADAN