
batampos – Mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus mudik Lebaran Idulfitri, PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) pusat menerjunkan armada kapal KM Dorolonda untuk melayani pelayaran dari Batam ke Belawan dan sebaliknya.
KM Dorolonda ini telah mulai melayani penumpang yang akan mudik dari Batam tujuan Belawan, Medan sejak H-7 lebaran.
“Untuk angkutan mudik tahun ini kita menyiapkan dua armada yakni KM Kelud sebagai armada tegilet dan KM Dorolonda sebagai armada tambahan, ” ujar Kepala Pelni Cabang Batam T. Muhammad Iqbal, kepada Batam Pos beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Polsek Bengkong Temukan Produk Kadaluarsa
Perbantuan kapal ini untuk mengantisipasi adanya lonjakan arus mudik penumpang pada momentum hari besar Lebaran. Sehingganya, pada H-7 Ini juga semua pelayanan baik Kelud maupun Dorolonda akan difokuskan bagi penumpang Batam-Belawan dan Belawan-Batam. Artinya untuk rute lain seperti Batam-Tanjung Priok, Jakarta ditindakan sementara.
Sementara itu untuk KM. Kelud kapasitas penumpang existing yakni sebanyak 2.607 penumpang. Dimana pada momen lebaran mendapat dispensasi tambahan penumpang sebanyak 1.134 orang atau 43,49 % dari kapasitas penumpang existing.
“Seat yang tersedia sesuai surat dispensasi dengan total penumpang Kelud yang diizinkan 3.741 orang,” terang Iqbal.
Baca Juga: Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Polsek Secara Gratis
Sementara itu untuk kapasitas penumpang existing KM Dorolonda yakni sebanyak 2.155 orang dengan dispensasi dari tambahan penumpang sebanyak 986 orang atau 45,75 persen dari kapasitas penumpang existing. Itu artinya, kapal ini dapat dan diizinkan mengangkut penumpang hingga 3.141 orang.
Iqbal menambahkan, untuk tiket tambahan ini juga diberikan matras dengan lokasi yang sudah dipetakan di ruas-ruas yang ada diatas kapal. Mengenai harga tiket tambahan ini, sama atau tidak ada perubahan bila dibanding dengan tiket reguler.
“Harga tiket tetap sama baik reguler atau tambahan,” ujarnya.
Sementara itu untuk fasilitas yang akan didapatkan penumpang Kelud dan Dorolonda ini adalah fasilitas makan 3 kali dalam satu hari, kasur untuk tidur bagi penumpang reguler, terdapat mushola di dalam kapal dan lain sebagainya.
Lalu bagaimana aspek keamanan kapal dan ketersediaan pelampung, Iqbal menjawab, saat ini KM Kelud memiliki sekoci berbagai ukuran dan kapasitas.
Baca Juga: Penerbangan Rute Korsel-Batam Segera Terealisasi, BIB Perluas Potensi Wisata ke Batam dan Kepri
Untuk sekoci nomor 1 dan 2 dengan kapasitas 120 orang. Lalu ada sekoci no 3 hingga 12 dengan kapasitas 1.500 orang, ILR 135 buah dengan kapasitas 25 orang per unit atau keseluruhan kapasitas 3.375 orang.
“Total 4.995 orang dikurangi 133 orang abk jadi 4.862 orang. Artinya khusus penumpang 4862 pax, ” jelas Iqbal.
Disinggung mengenai harga tiket Kelud dibagi atas kelas. Semisal, tiket Kelud untuk tujuan Batam ke Belawan Kelas 1A Dewasa tarifnya Rp 683 ribu dan Bayi Rp 73 ribu. Kelas 1B Dewasa Rp 559 ribu dan Bayi Rp 61 ribu. Kelas 2A Dewasa Rp 384 ribu dan Bayi Rp43 ribu. Kelas 2B Dewasa Rp355 ribu dan Bayi Rp 40 ribu. Kelas Ekonomi Dewasa Rp220 ribu, Bayi Rp27 ribu.
Baca Juga: Kepala BP Batam Sambut Baik Minat Investor China terhadap Batam
Tujuan Batam ke Tanjung Priok. Kelas 1A Dewasa Rp 994 ribu dan Bayi Rp 104 ribu. Kelas 1B Dewasa Rp 813 ribu dan Bayi Rp 86 ribu. Kelas 2A Dewasa Rp 556 ribu dan Bayi Rp 60 ribu. Kelas 2B Dewasa Rp 513 ribu dan Bayi Rp 56 ribu Kelas Ekonomi Dewasa Rp 513 ribu dan Bayi Rp 37 ribu.
Lalu Harga KM Kelud untuk tujuan Batam ke Tanjung Balai Karimun. Kelas 1A Dewasa 138 ribu dan Bayi Rp 19 ribu. Kelas 1B Dewasa Rp 115 ribu dan Bayi Rp 16 ribu. Kelas 2A Dewasa Rp 83 ribu dan Bayi Rp 13 ribu. Kelas 2B Dewasa Rp 78 ribu dan Bayi Rp 13 ribu Kelas Ekonomi Dewasa Rp 49 ribu dan Bayi Rp 10 ribu.
“Untuk tiket kita tidak ada perubahan, ” terang Iqbal.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



