Kamis, 7 Mei 2026

5.312 Jemaah Haji Embarkasi Batam Sudah Diberangkatkan, 14 Jemaah Tunda Berangkat dan Satu Wafat di Madinah

Berita Terkait

Walikota Batam Amaakar Achmad bersama Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra memberikan bingkisan kepada jamaah calon haji kota Batam di Asrama Hajai Batam, Selasa (21/4) lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Operasional pemberangkatan jemaah haji melalui Embarkasi Batam terus berjalan. Hingga saat ini, sebanyak 5.312 jemaah haji yang tergabung dalam 12 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Muhammad Syafii, mengatakan proses pemberangkatan sejauh ini berjalan lancar meski terdapat sejumlah dinamika, seperti penundaan keberangkatan beberapa jemaah karena kendala administrasi maupun kesehatan.

“Total sampai saat ini sudah 12 kloter yang berangkat dengan jumlah 5.312 jemaah. Secara umum proses embarkasi berjalan baik dan sesuai jadwal,” ujar Syafii, Rabu (6/5).

Namun demikian, terdapat 14 jemaah asal Kepulauan Riau yang terpaksa menunda keberangkatan dari kloter awal yang telah ditetapkan. Mereka dijadwalkan akan diberangkatkan pada kloter berikutnya setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan memungkinkan untuk berangkat.

Menurut Syafii, penundaan keberangkatan merupakan hal yang biasa terjadi dalam proses penyelenggaraan ibadah haji, baik karena faktor kesehatan maupun administrasi yang harus dipastikan tuntas sebelum jemaah diberangkatkan.

“Mereka bukan batal berangkat, hanya ditunda dan akan masuk kloter selanjutnya,” jelasnya.

Di tengah proses pemberangkatan tersebut, PPIH Embarkasi Batam juga menerima kabar duka. Seorang jemaah asal Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 5 dilaporkan meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi.

PPIH memastikan seluruh proses penanganan jenazah telah dilakukan sesuai prosedur dan pihak keluarga di tanah air telah menerima informasi tersebut.

Selain itu, satu jemaah dari Kloter BTH 2 sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi akibat kondisi kesehatan yang menurun. Saat ini, jemaah tersebut telah keluar dari rumah sakit dan tengah menjalani pemulihan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Syafii mengimbau seluruh jemaah, baik yang akan berangkat maupun yang sudah berada di Tanah Suci, untuk menjaga kondisi fisik mengingat cuaca di Arab Saudi cukup ekstrem dan rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina prima.

“Kami terus mengingatkan jemaah agar menjaga kesehatan, mengatur aktivitas, memperbanyak minum air, dan mengikuti arahan petugas agar ibadah dapat berjalan lancar,” katanya.

Embarkasi Batam menjadi salah satu pintu keberangkatan utama jemaah haji di wilayah Sumatera, melayani jemaah dari Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat. Proses pemberangkatan dijadwalkan terus berlangsung hingga seluruh kloter diberangkatkan ke Tanah Suci.(*)

UPDATE