
batampos -Aktivitas arus penumpang di Pelabuhan Batam Bintang 99 Batuampar, Rabu (20/5), mendapat pengamanan ketat dari Satpolairud Polresta Barelang saat Kapal Motor (KM) Kelud sandar dan melayani embarkasi maupun debarkasi penumpang tujuan Batam dan Jakarta.
Ribuan penumpang tampak memadati area pelabuhan sejak siang hari.Pengamanan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB itu difokuskan pada pengecekan penumpang dan barang bawaan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan pelabuhan. Personel Satpolairud bersama petugas Pos Pelabuhan Batam Bintang 99 Batuampar melakukan pengawasan di sejumlah titik kedatangan dan keberangkatan kapal.
Selain melakukan pemeriksaan barang muatan, petugas juga memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap penumpang yang turun maupun naik kapal. Langkah tersebut dilakukan agar proses sandar dan keberangkatan kapal berjalan aman, tertib, dan lancar di tengah tingginya mobilitas masyarakat pengguna transportasi laut.
Data di lapangan mencatat jumlah penumpang turun dari KM Kelud mencapai 1.999 orang. Sementara penumpang naik sebanyak 1.261 orang dan penumpang lanjut tercatat 485 orang. Ribuan penumpang itu diperiksa secara humanis dan profesional oleh personel gabungan yang bertugas di area pelabuhan.
Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, Satpolairud Polresta Barelang menerjunkan sejumlah personel yang bersinergi dengan unsur Syahbandar, KPLP, KP3, dan TNI AL untuk memperkuat pengamanan kawasan pelabuhan. Kehadiran aparat gabungan terlihat di pintu masuk, area parkir, hingga jalur antrean penumpang.
Kasat Polairud Polresta Barelang, AKP I Kade Dwi Suryawandika, mengatakan kegiatan pengamanan itu merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut. Menurutnya, pengamanan dilakukan guna menciptakan situasi pelabuhan yang aman dan kondusif.
“Kegiatan pengamanan dan pengecekan terhadap penumpang maupun barang bawaan KM Kelud merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna menciptakan situasi pelabuhan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya. Ia menambahkan, KM Kelud dijadwalkan kembali bertolak menuju Pelabuhan Tanjung Priok pada pukul 16.00 WIB.
Meski situasi pelabuhan selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif, sejumlah warga berharap pengelolaan kawasan Pelabuhan Bintang 99 dapat dibenahi, terutama pada sektor parkir dan jalur keluar masuk kendaraan. Asman, salah satu warga, mengaku kondisi parkiran selama ini masih amburadul dan sering memicu antrean panjang hingga berjam-jam. “Kalau KM Kelud datang, kendaraan menumpuk. Jalur keluar masuk sering macet total. Kami berharap ada pengaturan parkir dan arus kendaraan yang lebih baik supaya tidak menghambat aktivitas penumpang,” katanya.(*)



