
batampos – Munculnya tagar #SellSingapore dan berbagai narasi di media sosial yang mengaitkan hubungan ekonomi Indonesia-Singapura dengan isu harga diri bangsa mendapat sorotan dari kalangan ekonom. Masyarakat diingatkan agar tidak terbawa sentimen emosional yang justru berpotensi merugikan daerah perbatasan seperti Batam dan Kepulauan Riau.
Pengamat ekonomi Batam, Suyono Saputro, menilai narasi yang berkembang saat ini cukup berbahaya jika dibawa ke ranah ekonomi. Menurut dia, Batam dan Kepri akan menjadi wilayah yang paling cepat merasakan dampaknya apabila hubungan ekonomi Indonesia dan Singapura benar-benar memanas atau bahkan mengarah pada perang dagang.
“Narasinya sudah berbahaya kalau dibawa ke ranah harga diri bangsa. Batam dan Kepri yang paling cepat kena getahnya kalau Indonesia dan Singapura benar-benar masuk fase perang dagang, meskipun skalanya kecil,” ujar Suyono, Kamis (11/6).
Ia menjelaskan ketergantungan ekonomi Batam terhadap Singapura masih sangat tinggi. Selain menjadi tujuan utama ekspor berbagai produk industri, Singapura juga merupakan sumber investasi asing terbesar yang masuk ke Batam.
BACA SELENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

