
batampos – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Batam mulai menunjukkan tren penurunan pada pekan ini. Kondisi tersebut dipicu oleh pasokan bahan pangan yang kembali lancar, sehingga harga berbagai komoditas menjadi lebih stabil dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.
Pantauan di Pasar Fanindo dan Pasar Victoria pada Selasa (21/7) menunjukkan penurunan harga terjadi pada sejumlah komoditas seperti bawang putih, bawang merah, daging sapi, telur ayam, gula pasir, hingga cabai.
Pedagang di Pasar Fanindo, Reni, mengatakan penurunan harga mulai berdampak pada meningkatnya aktivitas pembeli.
“Kalau dibanding beberapa minggu lalu, sekarang harga sudah lebih bersahabat. Pembeli juga mulai ramai karena harga turun,” ujarnya.
Harga Bawang dan Daging Turun
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Fanindo, harga bawang putih kini dijual sekitar Rp29.000 per kilogram, sedangkan bawang merah turun menjadi Rp35.000 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi dijual Rp125.000 per kilogram, turun sekitar Rp32.450 dibandingkan harga sebelumnya.
Komoditas lain yang juga mengalami penurunan antara lain:
- Telur ayam: Rp29.000/kg
- Gula pasir: Rp16.000/kg
- Cabai Ikut Melandai
Pedagang di Pasar Victoria, Amron, mengatakan harga cabai mulai turun karena pasokan dari daerah penghasil kembali normal.
“Harga cabai sudah turun. Pasokan lebih lancar sehingga kami juga bisa jual dengan harga lebih murah kepada pembeli,” katanya.
Saat ini harga cabai rawit merah turun menjadi Rp68.000 per kilogram, atau lebih rendah sekitar Rp8.000 dibandingkan sebelumnya.
Sementara cabai merah keriting dijual Rp52.000 per kilogram. Harga minyak goreng kemasan juga turun menjadi Rp22.000 per liter.
Sejumlah Komoditas Masih Naik
Meski sebagian besar kebutuhan pokok mengalami penurunan, beberapa komoditas masih menunjukkan kenaikan harga.
Di antaranya:
- Cabai merah besar naik menjadi Rp68.000/kg.
- Minyak goreng curah naik menjadi Rp23.000/kg, atau meningkat sekitar Rp4.500.
- Tepung terigu dan wortel juga mengalami kenaikan tipis.
Para pedagang berharap distribusi bahan pangan tetap lancar agar harga kebutuhan pokok tetap stabil. Mereka optimistis tren penurunan harga akan mendorong daya beli masyarakat Batam kembali meningkat dalam beberapa pekan mendatang. (*)

