Kamis, 23 Juli 2026

Batam Masih Seksi Bagi Pencaker

Enam Bulan 2026, 15 Ribu Berebut Peluang

Berita Terkait

Ribuan pencari kerja berdesakan memasukkan lamaran kerja di acara bursa kerja di Sagulung, Batam, beberapa waktu lalu. Selama satu semester kemarin, tercatat 15 ribu pencari kerja berebut peluang kerja. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Kota Batam masih menjadi magnet bagi masyarakat yang mencari peluang kerja. Sepanjang semester pertama 2026, sebanyak 15.189 orang tercatat mendaftarkan diri sebagai pencari kerja ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.242 pencari kerja berhasil ditempatkan di berbagai perusahaan. Sementara itu, perusahaan yang melaporkan kebutuhan tenaga kerja menyediakan 6.215 lowongan pekerjaan hingga Juni 2026.

Kepala Disnaker Kota Batam, Yudi Suprapto, mengatakan tingginya jumlah pencari kerja menunjukkan aktivitas pasar kerja di Batam masih bergerak positif. Kondisi tersebut tidak terlepas dari posisi Batam sebagai salah satu pusat industri dan investasi di kawasan Kepulauan Riau.

“Batam masih menjadi salah satu daerah tujuan pencari kerja. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan perusahaan agar kebutuhan tenaga kerja dapat segera dipenuhi dan masyarakat lebih cepat terserap ke dunia kerja,” ujar Yudi, Rabu (22/7).

Baca Juga: Terdakwa Penipuan Kavling Bodong di Sagulung Akui Lahan Tak Bisa Dimiliki Warga

Berdasarkan data Disnaker Batam, jumlah pencari kerja mengalami pergerakan setiap bulan. Pada Januari tercatat 1.842 pencari kerja, Februari 2.612 orang, Maret 1.709 orang, April 2.646 orang, Mei 3.475 orang, dan Juni sebanyak 2.905 orang.

Sementara itu, penempatan tenaga kerja juga terus berjalan. Pada Januari sebanyak 1.303 orang berhasil mendapatkan pekerjaan, Februari 688 orang, Maret 483 orang, April 931 orang, Mei 1.062 orang, dan Juni 775 orang.

Secara keseluruhan, sebanyak 5.242 pencari kerja telah terserap ke dunia kerja selama enam bulan pertama 2026.

Di sisi lain, kebutuhan industri terhadap tenaga kerja juga masih tinggi. Perusahaan yang melaporkan kebutuhan tenaga kerja ke Disnaker Batam menyediakan 6.215 lowongan dengan rincian Januari 1.417 lowongan, Februari 1.208 lowongan, Maret 576 lowongan, April 1.139 lowongan, Mei 1.068 lowongan, dan Juni 807 lowongan.

Yudi mengatakan Disnaker terus berupaya mempertemukan kebutuhan industri dengan pencari kerja melalui berbagai program, mulai dari sistem informasi pasar kerja, bursa kerja, hingga layanan wawancara langsung bersama perusahaan.

Selain memperluas akses pekerjaan, peningkatan kualitas tenaga kerja juga menjadi perhatian. Disnaker terus mendorong pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi agar tenaga kerja lokal memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri.

Namun, besarnya peluang kerja di Batam masih menghadapi tantangan dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

 

BACA BERITA LENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

UPDATE