
batampos – AD Medicine Clinic mengadakan bakti sosial khitanan massal bagi masyarakat Tanjung Pinggir, Sekupang, di Pantai Dangas, Minggu (19/12). Sebanyak 41 anak berpartisipasi dalam khitanan tersebut.
Acara ini merupakan rangkaian kegiatan grand opening AD Medicine Clinic. Sebelumnya pada Oktober lalu, juga dilaksanakan khitanan masal di kantor AD Medicine Clinic di Komplek Tiban Mas Indah No 3a & 5, Tiban, Sekupang.
Pemilik AD Medicine Clinic, Diny Nurfriyanti mengatakan, khitanan massal ini sebagai bentuk kehadiran dan kontribusi AD Medicine Clinic bagi masyarakat Batam. Ini juga sebagai bentuk pelayanan dan dukungan kepada masyarakat yang tidak mampu, khususnya dalam meringankan beban warga dampak dari pandemi Covid-19.
“Insa Allah ke depan kita laksanakan rutin setiap momen ulang tahun AD Medicine Clinic. Lokasinya nanti akan berbeda lagi. Sehingga ke depan benar-benar menjangkau masyarakat kita yang membutuhkan,” tambah Dini.
Khitanan massal sendiri dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Tak kurang 41 anak berpartisipasi dalam khitanan massal tersebut. Pihak penyelenggara sengaja mengadakan di pantai, agar selain khitan, anak-anak juga bisa berlibur di pantai.
“Kita pilih pantai karena anak-anak sambil nunggu, mereka bisa main di pantai. Mumpung momen libur sekolah juga,” ungkap Dini.
Selain berbagi manfaat kepada masyarakat, khitan massal ini ditujukan untuk memperkenalkan AD Medicine Clinic kepada masyarakat luas. Saat ini telah hadir di Batam AD Medicine Clinic yang berfokus pada khitan center, poli medikolegal dan poli umum.
Medikolegal sendiri adalah ilmu terapan yang memiliki dua aspek, yaitu kedokteran dan ilmu hukum. Medikolegal digunakan pada sebuah kasus hukum yang memerlukan evaluasi medis independen dan kesaksian ahli untuk menyelesaikannya.
“Poli Medikolegal misalnya ada kasus pelecehan seksual, KDRT atau pemerkosaan dan sebagainya. Masyarakat yang mengalami masalah-masalah seperti ini bisa langsung datang. Disini kami menyediakan konsultasi. Dan jika mau melanjutkan ke proses hukum, Kita juga menyediakan advokat untuk pendampingan,” tutur Dini.
AD Medicine Clinic nantinya juga akan menyediakan psikolog bagi korban kasus tersebut. Hal ini bertujuan untuk dapat mendampingi korban melewati masa traumanya.
“Sebagaimana kita ketahui pelecehan seksual cukup tinggi di Batam. Korbannya rata-rata anak dan perempuan. Untuk itu kami hadir membantu para korbannya. Kita juga menyiapkan tenaga ahli di bidangnya masing-masing,” pungkas Dini. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra

