batampos – Aksi balap liar dan kebut-kebutan sepeda motor kembali meresahkan warga di kawasan Nongsa, Batam. Hampir setiap akhir pekan, sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut dipenuhi kelompok remaja yang berkumpul hingga memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi pada malam hingga dini hari.
Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, suara knalpot yang bising juga mengganggu kenyamanan warga di sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan warga, aksi tersebut kembali terjadi pada Minggu (19/7) dini hari. Sejumlah remaja terlihat memadati ruas jalan sebelum bergantian melakukan balap liar dan mengebut.
Salah seorang warga Nongsa, Deni, mengatakan aktivitas itu bukan kejadian baru. Menurutnya, balap liar hampir selalu berlangsung setiap akhir pekan dan didominasi remaja yang masih berusia pelajar.
“Hampir tiap minggu seperti ini. Biasanya mulai malam anak-anak yang masih usia pelajar berkumpul, lalu mereka kebut-kebutan dan mengeber motor. Kami yang melintas jadi khawatir karena sangat membahayakan,” ujarnya.
Deni berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli pada jam-jam rawan agar aksi serupa tidak terus berulang.
“Kalau dibiarkan, takutnya nanti ada korban. Bukan hanya yang balapan, tapi juga pengguna jalan lain,” katanya.
Polisi Bubarkan Kerumunan Secara Persuasif
Menanggapi keluhan warga, Kanit Reskrim Polsek Nongsa Ipda Rayhan Aditya Ramadhan mengatakan pihaknya telah menggelar patroli pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari dengan menyisir sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya anak muda.
Dalam patroli tersebut, petugas membubarkan kerumunan secara persuasif untuk mencegah terjadinya balap liar maupun gangguan keamanan lainnya.
“Semalam personel Polsek Nongsa melaksanakan patroli dengan menyisir tempat-tempat berkumpulnya anak muda dan membubarkan kerumunan secara persuasif. Untuk penindakan dari Reskrim sementara nihil,” kata Rayhan.
Ia menjelaskan patroli dipimpin langsung oleh Kapolsek Nongsa bersama Perwira Pengawas (Pawas) serta personel piket dari setiap fungsi di Polsek Nongsa.
Selain itu, Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim yang terdiri dari lima personel juga diterjunkan untuk melakukan patroli bergerak guna mengantisipasi tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor) serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polsek Nongsa memastikan patroli akan terus ditingkatkan, khususnya pada akhir pekan, sebagai langkah preventif untuk mencegah balap liar, menjaga keamanan wilayah, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat serta pengguna jalan. (*)

