Selasa, 14 April 2026

Batam Diselimuti Kabut Usai Hujan, BMKG Pastikan Bukan Asap Kebakaran

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kabut tebal menyelimuti kawasan Nagoya dan Jodoh yang terlihat dari atas Bukit Seraya, Kamis (9/4). F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Usai diguyur hujan pada Kamis (9/4) pagi, sejumlah wilayah di Batam terlihat diselimuti kabut tebal siang dan sore hari. Kondisi tersebut sempat membuat warga khawatir, karena dikira asap akibat kebakaran.

Pantauan di lapangan, kabut tampak menyelimuti kawasan permukiman hingga jalan utama. Jarak pandang pun terlihat sedikit berkurang, terutama pada siang hari.

Sejumlah warga mengaku sempat panik melihat kondisi tersebut. Mereka menduga kabut yang muncul merupakan asap.

“Sepertinya asapnya semakin tebal. Awalnya saya pikir mendung, ternyata seperti asap,” ujar salah seorang warga, Ratna.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem, Polisi Ingatkan Nelayan dan Penambang Pancung Untuk Waspada

Namun, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, memastikan kondisi tersebut bukan disebabkan oleh asap kebakaran.

Ia menjelaskan, fenomena yang terjadi merupakan kabut yang terbentuk akibat proses pengembunan setelah hujan turun.

“Bukan asap. Itu kabut akibat pengembunan setelah hujan. Hari ini juga tidak terdeteksi adanya asap,” jelas Ramlan.

Menurutnya, kondisi tersebut wajar terjadi, terutama setelah hujan dengan kelembapan udara yang tinggi. Kabut akan terlihat seperti asap karena partikel air yang menggantung di udara.

Baca Juga: Waspada Penipuan Haji, Oknum Catut Nama Kepala Kemenag Haji Batam

Ia juga menegaskan, tidak ada indikasi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Batam yang menyebabkan munculnya asap.

“Yang terlihat itu hanya awan yang sedikit kabur, bukan asap,” tambahnya.

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang belum tentu benar. Warga juga diminta untuk tetap memantau informasi resmi dari instansi terkait.(*)

ReporterYashinta

UPDATE