Minggu, 26 April 2026

BC Perketat Keamanan di Selat Singapura dan Malaka

Operasi Bersama BC Kepri, BC Batam dan Lantamal IV Tanjungpinang

Berita Terkait

Kepala Kanwil Bea Cukai Kepulauan Riau, Akhmad Rofiq, Wadan Lantamal IV Tanjung Pinang Kolonel Marinir Andi Rahmat , Kepala Bea Cukai Batam Ambang Priyonggo dan undangan melepas pasukan operasi Lancang Kuning 21 di Pelabuhan 99 Batuampar, Kamis (30/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Bea Cuka Kepulauan Riau bersama KPU Bea Cukai Batam dan Lantamal IV Tanjungpinang menggelar operasi laut bersama. Kegiatan yang bertajuk Operasi Lancang Kuning 21 ini akan berlangsung selama 14 hari atau hingga 9 Januari mendatang.

Kepala Kanwil Bea Cukai Kepulauan Riau, Akhmad Rofiq mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Panglima dengan Kemnterian Keuangan.

“Kegiatan ini konteksnya operasi bersama untuk Natal dan Tahun Baru. Seperti keamanan yang ditangani AL maupun penyelundupan ditangani Bea Cukai,” ujar Rofiq usai membuka apel pasukan di Dermaga Bintang 99, Batuampar, Kamis (30/12) sore.

Rofiq menjelaskan kegiatan ini akan difokuskan di seluruh Perairan yang dianggap rawan penyelundupan di Kepri. Kemudian di Selat Singapura dan Malaka.

“Jadi tidak ada sekat-sekat lagi antara Bea Cukai dan AL. Diharapkan pengamanan ini bisa berjalan baik,” katanya.

Sementara itu, Wadanlantamal IV Tanjungpinang, Kolonel Marinir Andi Rahmat mengatakan operasi bersama ini baru pertama kalinya dilakukan. Ia menegaskan dengan operasi ini dapat memberikan keamanan kepada seluruh pengguna jalur laut.

“Target kuta penegakan hukum dilaut dan mencegah kegiatan-kegiatan ilegal,” katanya.

Dalam operasi gabungan ini dikerahkan 8 unit kapal patroli. Masing-masing 4 unit kapal dari Bea Cukai Kepri dan 4 unit dari Lantamal IV Tanjungpinang.

“Total dari AL ada 100 personel dan Bea Cukai 100 personel. Kita harapkan berjalan dengan baik, dan berlanjut ke depannya,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

UPDATE