Rabu, 15 Juli 2026

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN di Batam

Berita Terkait

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmen BP Batam dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan lahan bagi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 13 Batam di Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong.

Komitmen tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan SMKN 13 Batam di Jalan Tanjung Buntung, Senin (13/7/2026). Pembangunan sekolah ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan vokasi sekaligus menyiapkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan sektor industri di Batam.

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, unsur DPRD Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), perangkat RT/RW, serta masyarakat Tanjung Buntung.

 

BP Batam Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah

Amsakar mengatakan BP Batam memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan SMKN 13 melalui penyediaan lahan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Batam.

“Ini merupakan ikhtiar penting bagi peradaban, kemajuan Kepulauan Riau, dan kemajuan Batam. Pendidikan adalah jalan transformasi menuju kehidupan yang lebih baik,” kata Amsakar.

Menurutnya, daya saing suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui pendidikan. Karena itu, penguatan sektor pendidikan menjadi prioritas Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Jika berbicara tentang daya saing, semuanya bergantung pada bagaimana kita mendesain pendidikan hari ini untuk menjawab kebutuhan masa depan,” ujarnya.

 

Perkuat Program Pengembangan SDM

Amsakar menegaskan pemerintah terus menjalankan berbagai program untuk meningkatkan kualitas SDM, mulai dari pemberian seragam sekolah gratis, beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, bantuan pendidikan bagi pelajar di wilayah hinterland, hingga kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Ia optimistis kehadiran SMKN 13 Batam akan menjadi bagian dari strategi besar pembangunan SDM Batam yang unggul, adaptif, dan mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha serta industri yang terus berkembang.

 

Ansar Ahmad: Pendidikan Vokasi Jadi Kunci Kemajuan Daerah

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing.

Menurutnya, Batam sebagai kawasan industri membutuhkan lebih banyak tenaga kerja yang memiliki kompetensi vokasi agar mampu mengisi kebutuhan perusahaan di berbagai sektor.

“Negara yang memiliki kemajuan teknologi dan sumber daya manusia unggul akan menjadi negara yang kuat. Karena itu, pemerataan pendidikan harus terus diwujudkan sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujar Ansar.

Ia juga mengapresiasi dukungan BP Batam yang dinilai responsif dalam mempercepat penyediaan lahan pendidikan.

“Terima kasih kepada Pak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil atas keseimbangan pembangunan antara kebutuhan investasi dan kebutuhan pendidikan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan BP Batam yang begitu responsif dalam mempercepat penyediaan lahan bagi pendidikan,” katanya.

 

SMKN 13 Batam Siapkan Lulusan Sesuai Kebutuhan Industri

SMKN 13 Batam dirancang membuka enam rombongan belajar dengan kapasitas awal sekitar 350 siswa. Sekolah ini akan mengembangkan program keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan industri di Batam, antara lain:

  • Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
  • Elektronika Industri
  • Teknik Pengelasan

Dengan hadirnya SMKN 13 Batam, pemerintah berharap ekosistem pendidikan vokasi di Batam semakin kuat sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap memasuki dunia kerja sesuai kebutuhan industri yang terus berkembang. (*)

UPDATE

Play sound