Rabu, 29 April 2026

Capaian Vaksin Booster di Batam Rendah

Berita Terkait

 

batampos – Capaian vaksinasi Covid-19 ketiga atau vaksin booster di Kota Batam masih rendah. Hal itu diindikasi karena kurangnya antusias warga yang ingin mendapat vaksin booster.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, capaian vaksin di Kota Batam hingga Selasa (22/2) bekisar 7,26 persen atau 65.896 orang. Angka tersebut masih rendah jika merujuk pada total sasaran vaksin booster 907. 371 orang.

foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

”Vaksin booster masih berjalan. Tapi untuk dosis ketiga ini, masyarakat kurang antusias. Karena tidak ada ketentuan-ketentuan yang mewajibkannya,” kata Didi.

Menurut dia, dosis 1 dan 2 bisa tercalai, karena ada aturan pe­merintah yang mewajibkan masyarakat mendapat vaksin. Sedangkan untuk booster belum ada. Karena itu, lanjutnya, harus ada aturan pemerintah yang juga mewajibkan masyarakat untuk vaksin booster.

”Kalau dosis pertama dan kedua memang wajib karena ada aturan yang diberlakukan seperti saat bepergian, masuk hotel, mal dan lainnya. Saya menilai untuk dosis tiga ini harus ada aturannya juga. Kesadaran masyarakat kurang, padahal booster ini penting sebagai upaya mengembalikan imunitas tubuh,” kata dia.

Namun demikian, rilis capaian Vaksinasi Kota Batam bersumber dari data KPCPEN, untuk dosis I ada sebanyak 928.528 orang atau 102,34 persen. Sedangkan, untuk dosis II yakni 792.380 orang atau 87,33 persen dari total sasaran 907.371 orang.

”Untuk dosis pertama kita sudah mencapai 100 persen, dosis kedua capai 87 persen. Untuk vaksinasi usia dewasa 18 tahun ke atas, remaja (12-17), anak-anak (6-11), alhamdulilah sudah mencapai target,” sebut Didi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Batam, Jefridin Hamid, menambahkan, Pemko Batam sudah mengerahkan kekuatan untuk penanganan Covid-19 terutama pelaksanaan vaksinasi. Saat ini, sasaran vaksinasi di Kota Batam sudah mencapai 100 persen.

”Vaksinasi booster saat ini masih berjalan. Kita berharap capaiannya juga bagus,” harap Jefridin.

Ia mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi prokes dan segera vaksinasi Covid-19. Ia meminta masyarakat untuk tidak cemas karena beberapa hari ini kasus positif meningkat secara signifikan.

”Kalau belum, segera vaksin. Kita tidak boleh cemas, kita harus optimistis bahwa Covid-19 ini akan segera berakhir,” harap Jefridin. (*)

UPDATE