Senin, 4 Mei 2026

Daya Tampung Sekolah Negeri di Batam Terbatas, Pendaftaran di Sekolah Swasta Sudah Dibuka

Berita Terkait

Pembelajaran tatap muka. F.Cecep Mulyana

batampos – Menjelang dibukanya seleksi pendaftaran peserta didik baru (PPDB) Juni mendatang. Dinas Pendidikan (Disdik) memberikan kesempatan untuk sekolah swasta menerima siswa lebih awal daripada sekolah negeri.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan kesempatan untuk menerima peserta didik lebih awal merupakan antisipasi, agar sekolah swasta bisa bertahan dan tidak menutup operasional sekolah mereka.

“Sekolah banyak. Namun kalau semua lari ke sekolah negeri nanti swasta tutup. Akibatnya pendaftaran ke negeri semua, padahal daya tampung terbatas,” kata dia, Minggu (8/5).

Menurutnya, jika sekolah swasta kesulitan mendapatkan siswa, maka kelanjutan operasional sekolah juga terkendala. Untuk saat ini tidak sedikit sekolah yang bertahan meskipun muridnya tidak banyak.

“Kami apresiasi sekolah yang mampu bertahan. Untuk itu, jika semua ke negeri kasihan sekolah swasta, padahal niat mulia mereka untuk memajukan pendidikan di Batam sangat tinggi,” sebutnya.

Mengenai saya tampung sekolah negeri mulai SD dan SMP tahun ini, Hendri menjelaskan masih menghitung, dan menunggu laporan dari masing-masing sekolah. Nantinya pihak sekolah akan melaporkan berapa kelas yang bisa mereka tampung.

“Biasanya untuk SD mereka bisa tampung satu sampai dua kelas, dengan jumlah siswa per kelas mulai dari 28 orang dan maksimal 32 orang. Begitu juga dengan tingkat SMP biasanya buka dua hingga empat kelas,” jelasnya.

Beberapa sekolah yang baru dibangun juga belum memiliki jumlah ruang kelas yang banyak. Sebab untuk tahap awal pembangunan masih mendasar dan terdiri dari beberapa kelas. Sebagian ruang kelas diisi siswa yang sebelumnya menumpang di sekolah lain.

“Jadi tetap saja daya tampung terbatas. Saya berharap pendaftar ke negeri tidak melebih kuota yang disediakan sekolah,” ujar Hendri.

Ia menilai, jika jumlah satu kelas melebih kuota, maka akan berdampak terhadap optimalisasi dalam proses belajar mengajar. Kemampuan guru dalam mengajar dalam kelas juga berdampak terhadap efektivitas belajar.

“Kalau siswa kebanyakan nanti tidak maksimal serapan ilmu yang disampaikan. Untuk itu tidak ada salahnya jika orangtua memilih sekolah swasta,” imbuhnya.

Untuk kuota siswa serta rombongan belajar (Rombel) masih dihitung. Berdasarkan data tahun lalu tingkat SD menyediakan 314 rombongan belajar (rombel) dengan total daya tampung mencapai 11.260 siswa.

Sedangkan untuk tingkat SMP berdasarkan data tahun lalu total rombel SMP negeri sebanyak 1.255 dengan total daya tampung mencapai 10.836 siswa. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

UPDATE