Rabu, 15 April 2026

Harga Telur Ayam di Batam Tembus Rp 55 Ribu per Papan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Pedagang telur di Batam. F.Cecep Mulyana

batampos – Harga telur ayam di Batam terus meroket. Saat ini sudah bertengger diangka Rp 55 ribu per papan, Jumat (27/5). Lonjakan harga telur ini tentunya membuat masyarakat khususnya kaum ibu-ibu semakin menjerit sebab tidak ada penurunan harga sejak hari raya Lebaran lalu.

“Sayuran juga masih mahal, sekarang telur ayam naik terus harganya. Babak belur kami masyarakat kecil ini. Gaji suami tetap saja malah berkurang semenjak Covid-19 melanda ini. Tolonglah bapak-ibu pemangku kewenangan di pemerintah untuk turun lihat ke lapangan. Susah betul kami masyarakat sekarang ini,” keluh Nurhayati, warga Batuaji yang dijumpai saat berbelanja di Pasar Fanindo, Jumat (27/5) pagi.

Baca Juga: Dua Kontainer Telur Masuk Batam, Harga Hanya Turun Sedikit

Tiga hari sebelumnya harga telur ayam masih bertahan diangka Rp 50 ribu hingga Rp 51 ribu per papan, namun sehari sebelumnya kembali naik jadi Rp 55 ribu per papan. Pedagang mengaku kenaikan ini memang dari lokasi peternak ayam sehingga pedagang juga harus menaikan harga demi usahanya tetap berjalan.

“Alasan naik kami tak tahu, harga dari sana memang sudah tinggi jadi mau tak mau di sini juga jual tinggi,” kata Didi, pedagang telur ayam di Pasar Fanindo.

Pantauan di lapangan, tidak sedikit ibu-ibu yang keliling mencari telur ayam pecah atau yang sudah tak utuh lagi agar dapat dibeli dengan harga yang murah. Namun usaha ini sia-sia sebab tak ada toko atau kios sembako yang menjual telur ayam pecah.

“Biasanya ada yang pecah dijual murah (separuh harga telur ayam normal). Tapi hari ini kosong semua. Saya hanya bisa beli perbutir saja karena anak saya suka dengan telur ayam,” ujar Nurhayati. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

UPDATE