Sabtu, 16 Mei 2026

Hujan Deras, Jalan Duyung Batuampar Kebanjiran

Berita Terkait

Kawasan Jalan Duyung hingga Jalan Raja Ali Haji, Jodoh, Batuampar, banjir. F.Azis Maulana

batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam sejak Jumat (15/5) pagi, menyebabkan sejumlah ruas jalan utama tergenang banjir. Salah satu titik terparah berada di kawasan Jalan Duyung hingga Jalan Raja Ali Haji, Jodoh, Batuampar.

Genangan air yang meluap sejak siang membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut tersendat. Air bahkan tampak sudah sejajar dengan trotoar sehingga batas badan jalan nyaris tidak terlihat. Kondisi itu memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan untuk menghindari risiko kecelakaan maupun mogok di tengah banjir.

Pantauan di lokasi menunjukkan saluran drainase di sekitar Jalan Duyung tidak mampu menampung tingginya debit air hujan. Air meluber ke badan jalan dan menggenangi hampir seluruh ruas yang berada di sekitar simpang lampu merah dekat Hotel Pacific.

Baca Juga: Jalan S Parman Menuju Piayu Rusak, Pengendara Minta Perbaikan Total

Kendaraan roda empat, mulai dari mobil pribadi hingga truk boks, masih terlihat dapat melintas meski harus bergerak perlahan. Namun situasi berbeda dialami pengendara sepeda motor. Sejumlah kendaraan roda dua tampak mogok setelah nekat menerobos genangan yang cukup tinggi.

Salah satu sepeda motor yang ditumpangi dua warga mengenakan jas hujan terlihat berhenti di tengah banjir. Pengendara harus menahan sepeda motornya di tengah arus air yang terus bergelombang akibat kendaraan besar melintas dari arah berlawanan.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga sekitar yang menilai banjir di kawasan itu tergolong tidak biasa. April, warga yang berada di lokasi kejadian, mengatakan Jalan Duyung sebelumnya jarang mengalami genangan meski hujan deras turun.

Baca Juga: Ibu dan Anak Tewas dalam Kecelakaan di Simpang Bagan Batam

“Dulu jalan ini tidak pernah banjir. Tapi setelah ada lampu merah dekat Pacific, sekarang kalau hujan deras air cepat meluap,” kata April.

Menurut dia, perubahan tata aliran air diduga menjadi penyebab kawasan tersebut kini lebih mudah tergenang. Warga berharap pemerintah segera mengevaluasi sistem drainase di kawasan Jodoh dan Batu Ampar agar banjir tidak terus berulang setiap hujan deras mengguyur Batam. (*)

ReporterAzis Maulana

UPDATE

Play sound