
batampos – Di tengah suasana libur Iduladha 1447 Hijriah, Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, justru turun langsung meninjau sejumlah proyek peningkatan jalan dan drainase di Kota Batam, Kamis (28/5).
Peninjauan itu dilakukan bersama jajaran BP Batam dan Pemerintah Kota Batam sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap pengerjaan infrastruktur yang saat ini tengah dikebut di sejumlah titik kota.
Sejumlah kawasan yang dikunjungi di antaranya perbaikan jalan di Underpass Pelita, peningkatan jalan dan drainase di kawasan Tanjung Piayu, pembangunan drainase di ruas depan Putera Batam hingga Graha Hermine, serta peningkatan Jalan Dotamana menuju SMA Negeri 3 Batam.
Langkah tersebut menunjukkan persoalan infrastruktur dasar seperti jalan rusak, drainase, dan genangan air masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan BP Batam di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat serta investasi di Kota Batam.
Baca Juga: Traffic Light Tanjung Uncang Padam, Pengendara Berebut Jalan
Dalam peninjauan itu, Li Claudia tidak hanya melihat progres fisik proyek, tetapi juga mengecek langsung kualitas pengerjaan di lapangan, termasuk kondisi drainase yang selama ini kerap menjadi sumber persoalan banjir dan genangan di sejumlah kawasan.
Menurutnya, pembangunan jalan dan drainase tidak bisa hanya berorientasi pada penyelesaian proyek semata, tetapi juga harus memberi dampak nyata terhadap kenyamanan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi.
“Kami ingin memastikan pembangunan jalan dan drainase berjalan optimal dan selesai tepat waktu agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujar Li Claudia.
Ia menegaskan infrastruktur dasar menjadi salah satu prioritas utama karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, distribusi barang hingga citra Batam sebagai kota industri dan investasi.
Selama ini, persoalan jalan berlubang, drainase tersumbat hingga genangan air masih menjadi salah satu keluhan masyarakat di berbagai wilayah Batam, terutama saat hujan deras mengguyur.
Baca Juga: Harga Ayam Potong di Batam Masih Terpantau Tinggi, Capai Rp45 Ribu per Kg
Karena itu, pemerintah mulai mempercepat pengerjaan di sejumlah titik yang dinilai menjadi prioritas penanganan.
Li Claudia mengatakan pembangunan jalan dan drainase yang baik bukan hanya soal memperlancar lalu lintas kendaraan, tetapi juga bagian penting dalam menata wajah Kota Batam agar lebih bersih, nyaman dan modern.
Menurutnya, infrastruktur yang tertata baik akan memberikan dampak besar terhadap daya tarik investasi serta kualitas hidup masyarakat.
“Oleh karena itu kami terus mendorong percepatan pembangunan dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan di lapangan,” katanya.
Ia juga menegaskan dirinya bersama Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di Batam agar mampu mengimbangi pertumbuhan kawasan industri, perdagangan dan permukiman yang terus berkembang.
“Pak Amsakar dan saya berkomitmen untuk terus hadir dan bekerja keras demi mewujudkan Batam yang semakin maju, modern dan nyaman bagi masyarakat maupun investor,” ujarnya. (*)



