
batampos – Kasus positif Covid-19 terus meningkat tajam. Tim Gugus Tugas Kepri mencatat ada 576 kasus aktif hingga Jumat (11/2/2022). Peningkatan kasus ini paling banyak di Kota Batam dan Tanjungpinang.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri, mengatakan, peningkatan kasus ini, tidak perlu dijadikan kekhawatiran yang berlebihan.
”Memang benar peningkatan kasusnya sangat tinggi, jika dibandingkan beberapa pekan lalu,” kata Bisri, Jumat (11/2/2022).
Namun, peningkatan kasus ini, tidak dibarengi dengan bertambahnya jumlah orang yang meninggal dunia. Bisri mengatakan, sejak gelombang kedua selesai, hanya ada satu orang yang meninggal dunia.
Jika dibandingkan saat gelombang kedua tahun lalu, peningkatan kasus diikuti dengan banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Menurutnya, ini karena telah terbentuk herd immunity.
”Vaksinasi ini sukses meningkatkan imun tubuh masyarakat,” tuturnya.
Oleh sebab itu, Bisri meminta masyarakat tidak perlu panik dan stres karena ada peningkatan kasus. Ia mengimbau masyarakat harus selalu memperhatikan protokol kesehatan (protkes).
”Bagi yang belum vaksin, segera vaksin. Jika sudah bisa booster, segeralah datang ke pusat-pusat sentra vaksinasi,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai booster, Bisri mengaku masih terus berjalan. Booster tidak dapat dikebut, karena ada syarat wajib dipenuhi masyarakat.
”Syaratnya minimal 6 bulan setelah dosis kedua, makanya tidak bisa dilakukan booster secara massal. Jumlahnya setiap hari tidak sama orang yang akan booster,” ujarnya.(*)
Reporter: Fiska Juanda

