Kamis, 16 April 2026

Kasus Covid Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Berjalan 

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meninjau sistem belajar tatap muka di salah satu sekolah di Kecamatan Belakang Padang beberapa waktu lalu. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

batampos- Laju kasus Covid-19 di Kota Batam kembali terjadi. Dalam dua hari terakhir sedikitnya 22 kasus aktif, dan lima di antaranya merupakan Probable Omicron.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin mengatakan peningkatan jumlah kasus cukup mengkhawatirkan, untuk itu ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap penerapan protokol kesehatan (Protkes).
Pihaknya juga telah meminta kepada anggota untuk turun ke lapangan, dan mengawasi kembali jalannya protokol kesehatan di tempat keramaian. Misalnya di pusat perbelanjaan, kuliner, tempat wisata, perkantoran, termasuk area sekolah.
Hingga kini belum ada perubahan jadwal pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah berlangsung sejak tahun lalu. Meskipun ada penambahan kasus saat ini.
Khusus untuk lingkungan sekolah, sudah ada aturan sesuai dengan edaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek terkait penanggulangan jika ada kasus positif di sekolah. Jika kasus di bawah lima persen, sekolah tidak ditutup, dan hanya diliburkan selama lima hari, khusus untuk kelas yang terpapar, dan dilakukan tracing.
“Tracing ini yang diperkuat. Karena hari ini total ada 22 kasus yang aktif. Untuk penularan lokal Omicron ini masih bisa diatasi dengan baik dan cepat,” ujarnya.
Untuk sekolah masih belum ada perubahan. Pihaknya sudah mengingatkan Dinas Pendidikan untuk meningkatkan pengawasan kepada pihak sekolah. Karena anak-anak ini sangat riskan terpapar Covid-19.
“Tugas kita semua adalah meminimalisir adanya penyebaran di lingkungan sekolah ini. Sampai saat ini masih bisa dikendalikan. Untuk kebijakan sekolah PTM ini nanti pasti diatur dari pusat, dan didukung SE Wali Kota,” bebernya.
Jefridin mengakui memang ada daerah yang mulai mengambil kebijakan untuk menutup sekolah, karena lonjakan kasus. Untuk Batam sejauh ini masih sama dengan edaran dari pusat.
“Kalau nanti ada kebijakan baru, pasti Pak Wali akan terapkan langsung. Tugas kami saat ini adalah menekan penyebaran kasus,” ujarnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Peningkatan kasus memang ada, pemerintah juga berupaya menekan angka kasus, bahkan Batam berhasil zero kasus beberapa waktu lalu.
“Butuh bantuan semua, kalau hanya pemerintah saja tidak bisa. Makanya tolong jaga Protkes dan lindungi diri,” tutupnya. (*)
Reporter : YULITAVIA

UPDATE