Kamis, 7 Juli 2022

Kemenag Batam Buka Lima Hingga Enam Rombel, Pendaftaran Bisa Online

Berita Terkait

spot_img
Kepala Kantor Kementerian Agama Batam Zulkarnain Umar f Yulitavia
Kepala Kantor Kementerian Agama Batam, Zulkarnain Umar. (F.YULITAVIA)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Batam membuka pendaftaran untuk siswa MIN, MTSN, dan MAN. Pendaftaran dibuka online atau daring. Untuk masing-masing sekolah membuka lima hingga enam rombongan belajar (Rombel).

Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain Umar mengatakan untuk sekolah negeri yang berada di bawah naungan Kemenag tidak sebanyak yang dimiliki pemerintah daerah. Sehingga jumlah siswa yang ditampung juga tidak banyak.

“Untuk per kelas kami isi 28 siswa. Dan semua diseleksi mulai dari usia dan lainnya. Untuk semua sekolah yang berada di bawah naungan Kemenag tidak menerapkan sistem zonasi,” kata dia, Minggu (16/5).

Ia menyebutkan untuk sekolah tingkat SD ada dua yang pertama di Sagulung dan Bengkong. Untuk tingkat SMP ada di Belakangpadang, dan Sagulung.

Zulkarnain menjelaskan minat untuk ke sekolah negeri selalu mengalami peningkatan. Boarding school menjadi pilihan kebanyakan orangtua yang ingin memenuhi hak pendidikan anaknya.

“Setiap tahun selalu banyak yang masuk ke sekolah yang mengutamakan pendidikan agama Islam. Hal ini terbukti setiap PPDB dibuka pendaftaran selalu penuh dan melebih kuota yang disiapkan,” sebutnya.

Bahkan untuk sekolah swasta seperti Ulil Albab juga selalu penuh oleh pendaftar. Menurutnya, semakin ke sini orangtua ada kekhawatiran terkait perkembangan agama putra-putri mereka. Sehingga minat untuk masuk ke jenjang pendidikan yang menerapkan sistem
boarding school atau sekolah Islam terpadu (IT) menjadi meningkat setiap tahunnya.

Selain itu, untuk menunjang kemajuan pendidikan berkarakter, pihaknya tahun ini juga membuka kelas khusus yang menggunakan bahasa Inggris dalam sistem belajar. Untuk tahun pertama pihaknya sudah membuka seleksi dan mendapatkan 11 siswa yang akan mengikuti kelas khusus yang menggunakan kurikulum Cumbrigde.

“Untuk kelas ini kami merekrut tenaga guru baru, sebab kebutuhan siswa yang ikut kelas khusus berbeda dengan siswa yang reguler. Dan untuk kelas ini siswa juga dikenakan biaya pendaftaran dan bulanan,” terangnya.

Ia berharap pendidikan di Batam lebih meningkat ke depannya. Banyak anak-anak yang pintar dan bisa membuat terobosan yang bertujuan memajukan bangsa Indonesia, khususnya di Kota Batam.

“Mutu dan pendidikan itu penting, sehingga bisa melahirkan generasi yang Islami dan berilmu,” tutupnya.(*)

 

Reporter : YULITAVIA

spot_img
spot_img
spot_img

Update