
batampos.co.id – Penurunan jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Batam berimbas terhadap perubahan status zonasi kawasan. Saat ini, mayoritas kecamatan di Batam menyandang status zona hijau setelah dinyatakan nol kasus Covid-19.
“Alhamdulillah, zona hijau makin banyak, termasuk Batam Kota yang padat penduduknya,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad di Batam Kota, belum lama ini.
Menurutnya, capaian itu tentu tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat. Tanpa ada komitmen dan dukungan masyarakat, tentu akan sulit untuk mewujudkannya.
Namun, pihaknya mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan (protkes). Seperti, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas (protkes 5M).
Pasalnya, lanjut Amsakar, meskipun jumlah kasus Covid-19 sudah turun, potensi penularan masih ada.
“Covid-19 memang sudah melandai, tapi pandemi ini belum selesai. Karena itu, jangan sampai kita abai,” jelasnya.
Amsakar menegaskan, Pemko Batam tidak menghendaki terjadinya lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam. Karena itu, di setiap kesempatan, pihaknya mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan.
“Jangan karena kita abai, kasus Covid-19 melonjak lagi. Sekali lagi saya sampaikan, patuhi selalu protokol kesehatan,” katanya.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam hingga 19 November lalu, terdapat 25.834 pasien Covid-19 sejak pandemi ini masuk Batam pada Maret 2020 lalu.
Dari jumlah itu, 24.992 pasien telah dinyatakan sembuh, sedangkan 841 pasien meninggal dunia. Sementara itu, kasus aktif kini tersisa dua orang yang berada di Kecamatan Lubukbaja. Sedangkan 11 kecamatan lain di Batam, bebas kasus Covid-19 atau berstatus zona hijau.(*)
Reporter : Ratna Irtatik

