Kamis, 2 April 2026

Pemko Batam Bangun Jalan Lingkar di Belakangpadang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam Muhammad Rudi meninjau pembangunan jalan di Belakangpadang. F Yulitavia/Batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam akan melanjutkan pembangunan infrastuktur di pulau penyangga Belakang Padang tahun 2022 mendatang. Peningkatan infrastruktur berupa jalan lingkar diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan baik lokal maupun luar.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan meskipun hinterland, pihaknya tetap meratakan pembangunan di Batam. Saat ini jalan di Belakang Padang sudah mulai tertata dan lebih lebar dari sebelumnya. Sehingga lebih nyaman dilalui bagi pengguna jalan.

Belakang Padang merupakan salah satu pulau yang sering dijadikan tempat berkunjung oleh warga Batam setiap minggunya. Bahkan, hal ini menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara untuk mengunjungi pulau penawar rindu tersebut.

“Di sini banyak sekali kuliner, dan bangunan bersejarah. Ini yang tengah kami tata, termasuk infrastruktur. Sehingga ke depannya bisa dan lebih layak menjadi destinasi wisata,” ujarnya, Senin (29/11).

Wisata pulau merupakan salah satu yang diandalkan oleh Batam. Masyarakat lokal hampir semua berprofesi sebagai nelayan. Adanya wisata kuliner dan sejarah, bisa menjadi ladang pendapatan tambahan bagi warga setempat.

Rudi mengatakan saat meninjau langsung kemajuan pengembangan jalan di Kecamatan Belakangpadang ruas jalan sudah mulai tertata, dan tinggal finalisasi.

“Kita berharap pekerjaan betul-betul sempurna, sehingga nanti masyarakat Belakangpadang bisa menikmati pembangunan yang telah dilakukan,” ucap Rudi.

Pembangunan jalan di Belakangpadang tahun ini yakni pengembangan Jalan Merdeka dengan panjang 122 meter dengan lebar 7 meter yang dilengkapi pedestrian masing-masing setiap sisinya 1,5 meter.

Pengembangan lainnya yakni pembangunan jalan lingkar dengan panjang 980 meter dengan lebar 4 meter. Untuk pengerjaan tahun anggaran 2021 kini sudah hampir selesai. Rudi mengungkapkan sengaja ia mengecek langsung agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

“Kami ngecek kesiapan atau sudah berapa persen proses pembangunan jalan yang telah kita anggarkan 2021,” ujar dia.

Kemudian, ia ingin memastikan pembangunan Belakangpadang dapat diketahui secara terukur. Sebelumnya, Pemko Batam sendiri telah memiliki rencana pembangunan yang utuh bagi infrastruktur Belakangpadang.

“Rupanya masih butuh sekitar dua tahun ke depan lagi, 2022 dan 2023 supaya seluruh jalan utama dan jalan akses ke permukiman bisa disemenisasi semua,” pungkasnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

UPDATE