Rabu, 22 April 2026

Pengangguran di Batam Capai 94.384 Orang

Berita Terkait

Ilustrasi Pencari kerja di Batam. Tingkat pengangguran di Kepri meningkat, terutama di Batam. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik mengumumkan tingkat pengangguran terbuka di Kota Batam sebesar 11,64 persen pada Agustus 2021. Angka pengangguran terbuka di Kota Batam sendiri masih menjadi yang tertinggi dibandingkan kabupaten dan kota lain di Kepri. Sementara angka pengangguran Kepri sendiri mencapai 9,91 persen.

“Tingkat pengangguran di Batam pada Agustus 2021 sebesar 11,79 persen,” ujar Kepala BPS Kota Batam Rahmad Iswanto, Selasa (7/12).

Sementara itu, bila dibandingkan tahun sebelumnya tingkat pengangguran di Batam turun 0,15 poin, yakni berada di angka 11,74 persen.

Selanjutnya, penduduk usia bekerja di Batam saat ini berjumlah 1.140.614 orang. Angka ini meningkat 49.491 orang dibandingkan tahun lalu. Dari seluruh penduduk usia kerja, 716.163 orang diantaranya sudah bekerja. Angka ini bertambah 58.551 orang.

Sementara itu untuk pengangguran di Batam mencapai 94.384 orang dan bukan angkatan kerja 330.307 atau mengalami penurunan 15.541 orang.

“Ya pengangguran di Batam saat ini berjumlah 94.384 orang,” tambah Rahmad.

Pada Agustus 2021, penduduk bekerja masih didominasi mereka yang berpendidikan Sekolah Menengah Atas sebanyak 33,67 persen. Sementara penduduk berkerja yang berpendidikan tinggi, yaitu Diploma dan Universitas sebesar 18,17 persen.

“Distribusi penduduk bekerja menurut pendidikan masih menunjukkan pola yang sama baik Agustsus 2020 maupun Agustus 2021,” jelasnya.

Baca Juga: Paling Banyak di Batam, Kepri Peringkat Pertama Pengangguran di Indonesia

Bila dilihat menurut jenis kelamin, BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka lelaki relatif menurun. Jika pada Agustus 2020 sebesar 12,32 persen, maka pada tahun ini sebesar 10,99 persen.

Sebaliknya, tingkat pengangguran terbuka pada perempuan justru meningkat, dari 10,89 persen pada Agustus 2020 menjadi 12,7 persen pada 2021.

Ia mengatakan, struktur lapangan pekerjaan utama di Kota Batam mengalami perubahan dalam setahun terakhir. Jumlah penduduk yang bekerja pada sektor manufaktur berkurang 2,95 persen, sedangkan pada sektor jasa meningkat 1,85 persen, dan pertanian 1,09 persen.

Baca Juga: Terungkap, Ini yang Menyebabkan Angka Pengangguran di Batam Tinggi

Sementara itu dilihat dari statusnya, pekerja informal di Batam meningkat, dari 29,66 persen pada Agustus 2020 menjadi 30,63 persen pada Agustus 2021. Dan yang terbanyak adalah pekerja keluarga atau tidak dibayar.

Sedangkan jumlah pekerja formal mengalami penurunan 0,97 persen poin ke poin. Tercatat pada Agustus 2020 sebanyak 70,34 persen, dan Agustus menjadi 69,37 persen.

“Semakin ke sini, dari 2019, ke 2020 ke 2021, pekerja informal memiliki kontribusi lebih tinggi dibanding pekerja formal,” kata dia. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

UPDATE