Sabtu, 6 Juni 2026

Penjual Mesin Jahit Curian Ditangkap Warga di Jodoh

Berita Terkait

Pelaku Penjualan Mesin Jahit Curian Ditangkap Warga di Jodoh. Istimewa

batampos – Upaya pengungkapan kasus pencurian mesin jahit di wilayah Batu Aji terus berkembang. Seorang pria yang diduga terlibat dalam penjualan barang hasil curian berhasil diamankan warga di kawasan depan Top 100 Jodoh, Lubuk Baja, Sabtu (6/6) sekitar pukul 11.00 WIB.

Penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110. Pelapor bernama David Manalu menginformasikan kepada petugas bahwa salah satu pelaku yang turut terlibat dalam kasus pencurian di Batu Aji sedang berada di lokasi dan berhasil diamankan oleh warga.
Menerima laporan tersebut, personel Tim Batara Biru Baja Polsek Lubuk Baja langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara. Setibanya di lokasi, petugas menemukan seorang pria yang diduga berperan dalam menjual satu set mesin jahit hasil pencurian yang sebelumnya dilakukan oleh pelaku utama berinisial Sinaga.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui mesin jahit tersebut merupakan barang hasil tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polsek Batu Aji. Pelaku utama, Sn, diketahui telah lebih dahulu diamankan oleh personel Polsek Batu Aji dalam pengembangan kasus tersebut.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie membenarkan adanya penangkapan terhadap terduga pelaku yang berperan dalam penjualan barang curian tersebut. “Personel kami menindaklanjuti laporan yang masuk melalui layanan 110. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, yang bersangkutan kemudian diamankan dan diserahkan ke Polsek Batu Aji untuk proses penyidikan lebih lanjut karena perkara pokoknya terjadi di wilayah tersebut,” ujarnya.

Akibat pencurian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp6 juta. Polisi kini masih mendalami keterlibatan pelaku serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut membantu menjual atau menampung barang hasil kejahatan. Aparat juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan dan membantu mengamankan terduga pelaku sehingga proses penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif.(*)

UPDATE