
batampos.co.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam masih kesulitan memenuhi kebutuhan darah maupun plasma konvalesen untuk di Kota Batam.
“Stok darah di UDD (unit Donor Darah) PMI Kora Batam sudah sangat menipis,” ujar Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Batam, dr Novia M.Biomed, Jumat (12/11/2021).
Novia melanjutkan, dalam menjaga stok darah di PMI, pihaknya memberlakukan dengan sistem darah pengganti.
Sebab satu pasien yang membutuhkan darah hingga 4 kantong, PMI Kota Batam hanya bisa memberikan satu kantong dan sisanya diminta untuk donor dari keluarga.
Adapun untuk kebutuhan darah di Kota Batam, tergantung dari jumlah pasien yang membutuhkan di rumah sakit.
“Kalau permintaan darah itu selalu ada tiap harinya. Rata-rata perhari 70-80 kantong,” katanya.
Novia menambahkan, saat ini PMI Batam tengah menggencarkan kegiatan donor darah bekerja sama dengan rekanan PMI Batam.
Salah satunya kegiatan donor darah yang akan dilaksanakan bersama Lions Club di SP Plaza, Minggu (14/11/2021) besok.
Dalam kegiatan donor bersama Lions Club, hingga Jumat (12/11) siang telah terdaftar sebanyak 300 pendonor.
Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut mendonorkan darahnya saat pandemi Covid-19 saat ini. Sebab, penularan Covid-19 tidak melalui darah.
“Untuk itu, kami meminta kepada masyarakat Batam untuk dapat mendonorkan darahnya. Karena darah itu sangat dibutuhkan sama pasien yang di rumah sakit,” tutupnya.
Reporter : Eggi Idriansyah

