
batampos – Kepolisian mengajak masyarakat Kota Batam untuk lebih aktif mengawasi fasilitas umum di lingkungan masing-masing menyusul maraknya aksi pencurian besi dan perusakan aset publik yang belakangan menjadi sorotan. Warga diminta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110 agar dapat segera ditindaklanjuti aparat.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui apel gabungan dan patroli sinergitas yang digelar Polresta Barelang bersama unsur TNI, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam pada Rabu (17/6) malam. Kegiatan itu dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kasus pencurian besi atau yang dikenal masyarakat sebagai “rayap besi” serta aksi perusakan fasilitas umum yang meresahkan warga.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan pengawasan terhadap fasilitas umum tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan karena warga merupakan pihak yang paling dekat dan pertama mengetahui apabila terjadi tindak pencurian maupun perusakan di lingkungan sekitar.
“Fasilitas umum adalah aset yang dibangun untuk kepentingan masyarakat. Karena itu kami berharap masyarakat ikut mengawasi dan segera melaporkan apabila melihat adanya aktivitas mencurigakan atau dugaan pencurian maupun perusakan fasilitas umum,” ujar Anggoro.
Ia menegaskan bahwa Polresta Barelang telah menyiapkan layanan Polisi 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis. Melalui layanan tersebut, laporan warga akan diteruskan kepada petugas terdekat untuk dilakukan pengecekan dan penanganan di lapangan.
Menurut Anggoro, kecepatan informasi dari masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mencegah kerugian yang lebih besar. Banyak kasus pencurian besi maupun komponen fasilitas umum terjadi pada malam hingga dini hari sehingga membutuhkan peran aktif warga untuk memberikan informasi secepat mungkin kepada aparat.
Sementara itu, patroli gabungan yang dilaksanakan setelah apel di Mapolresta Barelang melibatkan personel Sat Samapta Polresta Barelang, Polisi Militer, Ditpam BP Batam dan Satpol PP Kota Batam. Sebelum bergerak, seluruh personel menerima arahan untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi serta mengedepankan langkah preventif dan humanis selama bertugas.
Patroli dilakukan dengan membagi personel menjadi dua regu yang menyisir sejumlah wilayah di Kota Batam. Regu pertama bergerak di kawasan Lubuk Baja, Batu Ampar, Bengkong, Batam Kota hingga Nongsa. Sedangkan regu kedua melakukan patroli di wilayah Sei Beduk, Sagulung dan Sekupang yang dinilai memiliki sejumlah titik rawan pencurian fasilitas umum.
Kehadiran aparat gabungan di lapangan bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mencegah aksi kriminalitas yang menyasar infrastruktur publik. Dari hasil patroli yang dilakukan sepanjang malam, situasi di seluruh wilayah terpantau aman dan tidak ditemukan gangguan keamanan yang menonjol.
Anggoro menegaskan sinergi antara aparat dan masyarakat akan terus diperkuat untuk melindungi aset-aset publik dari tangan pelaku kejahatan. “Kami mengajak seluruh masyarakat menjadi bagian dari pengawasan. Jika melihat atau mengetahui adanya dugaan pencurian dan perusakan fasilitas umum, segera laporkan melalui layanan 110. Dengan kerja sama semua pihak, fasilitas umum yang dibangun untuk kepentingan masyarakat dapat terjaga dengan baik,” tegasnya.(*)

