Jumat, 19 Juni 2026

Tutup Hydrant Pasir Putih Dicuri Rayap Besi, Pelaku Sudah Diamankan

Berita Terkait

Tangkapan layar seorang pencuri membawa kabur penutup Hydran. F. Istimewa

batampos – Aksi pencurian fasilitas umum yang dilakukan pelaku yang dikenal masyarakat sebagai “rayap besi” kembali terjadi di Kota Batam. Kali ini, sasaran pelaku adalah tutup hydrant di kawasan Pasir Putih yang dirusak dan dicuri hingga menyebabkan air menyembur keluar dari instalasi tersebut.

Kejadian itu sempat menghebohkan warga setelah rekamannya beredar di media sosial. Dalam video yang direkam menggunakan telepon genggam, terlihat air muncrat dari hydrant yang tutupnya diduga telah dibongkar oleh pelaku. Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari dan menarik perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.

Warga menilai aksi tersebut tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga membahayakan kepentingan umum. Selain merusak fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran negara, pencurian komponen hydrant berpotensi mengganggu fungsi sarana penunjang keselamatan yang dibutuhkan dalam kondisi darurat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga menjalankan aksinya menggunakan sepeda motor. Setelah menerima laporan dan informasi dari masyarakat, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku.

Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, kasus itu kini telah ditangani lebih lanjut oleh Satreskrim Polresta Barelang untuk proses penyelidikan dan pengembangan perkara.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol M. Debby Tri Andrestian juga membenarkan bahwa pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman guna mengungkap motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh penyidik,” ujar Kompol M. Debby Tri Andrestian, Kamis (18/6).

Kasus ini menambah daftar panjang pencurian dan perusakan fasilitas umum yang belakangan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Batam dan Polda Kepri. Sebelumnya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menghadiri pertemuan dengan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, serta para pelaku usaha scrap dan penampung barang bekas untuk membahas maraknya aksi pencurian fasilitas umum.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Batam menegaskan bahwa aset publik yang dibangun dengan anggaran besar harus dijaga bersama, sementara Kapolda Kepri menegaskan pencurian dan perusakan fasilitas umum menjadi atensi khusus yang akan ditindak tegas. Masyarakat pun diimbau segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada kepolisian agar aksi “rayap besi” dapat dicegah sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.(*)

 

UPDATE