Kamis, 7 Mei 2026

Puluhan Sopir Truk Pasir Datangi Mapolresta Barelang, Mengaku Terdampak karena Tambang Pasir Ditutup

Berita Terkait

Sopir truk saat berada di depan Kapolresta Barelang. f. Eusebius/ Batam Pos

batampos – Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Komunitas Sopir Truk Batam dan Bumi Armada Jaya mendatangi Mapolresta Barelang, Rabu (6/5). Mereka datang menggunakan truk masing-masing dan memarkir kendaraan secara berjejer di depan kantor polisi sebagai bentuk aksi menyuarakan aspirasi.

Kedatangan para sopir ini berkaitan dengan kebijakan penertiban tambang pasir yang belakangan diperketat oleh aparat. Para sopir mengaku terdampak langsung karena aktivitas angkutan pasir menjadi terhenti, sehingga mengganggu mata pencaharian mereka sehari-hari.

Salah satu sopir, Guntur, menyampaikan kebingungan para pekerja lapangan atas kebijakan tersebut. Ia menilai, penertiban tanpa solusi membuat sopir kehilangan arah dalam mencari nafkah.

“Kami ini terdampak. Kalau memang ditutup, kami harus bagaimana? Kami kerja apa? Harus ada solusi, kasih arahan yang legal itu seperti apa,” ujar Guntur.

Menurutnya, para sopir tidak menolak aturan, namun berharap adanya kejelasan mengenai jalur kerja yang diperbolehkan secara hukum. Ia menegaskan, tanpa solusi konkret, kebijakan tersebut justru menimbulkan keresahan di kalangan sopir.

Hal senada juga disampaikan Koordinator Komunitas Bumi Armada Jaya, Gufron. Ia meminta pemerintah dan aparat tidak hanya fokus pada penertiban, tetapi juga memikirkan keberlangsungan ekonomi para sopir.

Menanggapi aksi tersebut, Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Budi Santosa, membenarkan kedatangan puluhan sopir truk ke Mapolresta. Ia menyebut, pihak kepolisian menerima aspirasi yang disampaikan para sopir.
“Keluhan dan masukan dari rekan-rekan sopir sudah kami tampung. Selanjutnya akan kami sampaikan ke instansi terkait untuk ditindaklanjuti,” ujar Budi Santosa.

Ia juga mengimbau agar seluruh pihak tetap menjaga ketertiban dan mengikuti aturan yang berlaku, sembari menunggu solusi dari pemerintah dan instansi berwenang terkait penanganan tambang pasir di Batam.(*)

UPDATE