Senin, 4 Mei 2026

Ratusan IRT Batam Ikuti Pelatihan Keterampilan Kuliner

Berita Terkait

Sejumlah ibu-ibu mengikuti pelatihan memasak di Hotel Sahid Batam, Rabu (16/3). Pelatihan memasak ini di adakan oleh anggota DPRD Batam Rubina Situmorang. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Ratusan ibu rumah tangga (IRT) mengikuti Pelatihan Keterampilan Kuliner dan Pengambangan Usaha Ekonomi Produktif Perempuan di Hotel Sahid Batam Center, Rabu (16/3).

Kegiatan ini diadakan oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Rubina Situmorang bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Batam melalui anggaran Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Batam.

“Ini kita lakukan untuk menambah pengetahuan bagi ibu-ibu rumah tangga,” ujarnya.

Ia melanjutkan, sebagai anggota DPRD Batam dari perwakilan perempuan, ia bertanggung jawab untuk menambah pengetahuan IRT. Sehingga melalui Pokir, dirinya menyelenggarakan pelatihan untuk menambah skill IRT.

Tidak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemko Batam melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan yang telah memfasilitasi pelatihan untuk IRT tersebut.

“Kita ingin bagaimana perempuan ini bisa mandiri dan meningkatkan perekonomian keluarga,” katanya.

Apalagi pada situasi pandemi saat ini, banyak kepala keluarga yang menjadi korban PHK. Sehingga, dengan adanya pelatihan ini bisa dijadikan untuk modal usaha kedepannya dan membantu perekonomian keluarga.

“Sehingga ada hasil yang bisa menambah perekonomian keluarga,” tegasnya.

Adapun kegiatan pelatihan bidaang kuliner ini diselenggarakan selama 4 hari dengan peserta sebanyak 200 IRT. Kegiatan ini dibagi menjadi dua, dengan pelatihan pertama dilakukan pada Rabu (16/3) hingga Kamis (17/3) dan pelatihan kedua Jumat (18/3) dan Sabtu (19/3).

“Pesertanya dibagi di setiap pelatihan 100 peserta. Jadi setiap 100 peserta mereka akan mengikuti pelatihan selama dua hari,” tuturnya.

Ia menambahkan, pelatihan untuk IRT ini tak hanya pada pelatihan bidang kuliner. Kedepannya, ia akan membuat pelatihan kecantikan. Sehingga dengan pelatihan itu diharapkan IRT tidak lagi harus ke salon untuk merias.

“Kadang kalau mau ke pesta harus ke salon dulu dan itu mengeluarkan biaya. Jadi dengan pelatihan nanti akan terbantu dan tidak mengeluarkan biaya ke salon,” imbuhnya. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

UPDATE