Rabu, 29 April 2026

Rupiah Melemah, Batam Tetap Tangguh

Berita Terkait

ILUSTRASI nilai tukar rupiah melemah namun sejumlah sektor malah menggeliat seperti ekspor dan pariwisata. Foto: chatgpt

batampos – Pelemahan rupiah terhadap dolar Singapura hingga menyentuh kisaran Rp13.580 per dolar, tak serta-merta mengguncang dunia usaha di Batam. Di tengah kekhawatiran pelaku industri nasional terhadap lonjakan biaya impor, pengusaha di kawasan free trade zone (FTZ) Batam dinilai masih cukup tahan banting.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafky Rasid, menegaskan struktur bisnis Batam yang didominasi ekspor menjadi kunci utama meredam dampak gejolak nilai tukar.

“Sebagian besar produk dari Batam dijual ke luar negeri dengan pembayaran dalam mata uang asing. Jadi walaupun bahan baku impor menggunakan dolar, hasil ekspor juga diterima dalam dolar. Ini yang membuat pengusaha di Batam tidak terlalu tertekan,” ujarnya.

Kondisi tersebut menciptakan keseimbangan antara biaya dan pendapatan, sehingga risiko kerugian akibat selisih kurs dapat diminimalkan.

BACA SELENGKAPNYA di harian.batampos.co.id

UPDATE