Minggu, 3 Mei 2026

Per Selasa (8/2/2022) Kasus Covid Aktif di Batam 205 Orang

Berita Terkait

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Banyak pihak yang menaruh harapan pandemi Covid-19 berakhir ditahun 2021. Namun, memasuki tahun 2022, kasus Covid-19 di Batam malah mengalami pelonjakan signifikan. Bahkan, kasus aktifnya masih terus meningkat.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam pada Selasa (8/2), kasus aktif di Batam naik menjadi 205 orang. Dimana sebanyak 199 diantaranya dirawat di rumah sakit rujukan Covid -19 dan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang.

“Sementara enam orang lainnya isolasi mandiri di rumah. Total kasus aktif sampai hari ini 205 orang,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam Didi Kusmarjadi, Selasa (8/2).

Tingginya kasus aktif Covid-19 ini tentunya bakal menjadi beban bagi rumah sakit. Hal tersebut disebabkan oleh rasio pemanfaatan tempat tidur, ruang gawat darurat, ruang ICU, dan ruang isolasi rumah sakit rujukan yang ada di Kota Batam. “Untuk saat ini saya tampung kita masih sangat mencukupi,” tambah Didi.

BACA JUGA: Covid-19 Akan seperti Flu Biasa

Daya tampung ini terdiri dari kapasitas rumah sakit di Batam 1.791 tempat tidur. Kapasitas RSKI Pulau Galang 460 tempat tidur dengan total 2.151 tempat tidur.  Selain itu terdapat juga fasilitas pendukung karantina dari Rusun Pemko 1.088 orang, Rusun BP Batam 360 orang dengan total 1.448 orang. “Fasilitas pendukung isolasi Covid-19 asrama haji 576 tempat tidur,” ungkap Didi.

Selanjutnya sepanjang 24 jam terakhir terdapat 34 pasien baru Covid-19 dan 23 kasus sembuh.

Jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kota Batam mencapai 26.166 orang. Dimana 25.069 diantaranya dinyatakan sembuh atau selesai karantina. Pasien meninggal berjumlah 842 orang dan pasien Probable Omicron di Batam berjumlah 111 orang.

Bila melihat peta zona, seluruh wilayah di mainland Batam didominasi zona merah dan orange. Batam Kota menjadi kecamatan dengan kasus tertinggi yakni 63 kasus aktif. Lalu Lubuk Baja 25 kasus aktif, Bengkong 25 kasus dan Sekupang 24 kasus. Keempat wilayah tersebut saat ini berzona merah.

Sagulung memiliki 18 kasus aktif, Nongsa 14 kasus aktif, Batuaji dan Batu Ampar 12 kasus aktif dan Seibeduk 11 kasus aktif. “Tiga wilayah di hinterland masih berzona hijau,” ungkap Didi. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

UPDATE