Rabu, 6 Mei 2026

Tinggal Kelurahan Taman Baloi dan Belian Zona Merah Covid

Berita Terkait

batampos- Tambahan kasus baru positif Covid-19 atau corona di Kota Batam masih terus terjadi. Kabar baiknya, kasus aktif makin berkurang karena jumlah orang sembuh dari Covid-19 semakin banyak.

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam hingga Selasa (15/3), ada tambahan 22 kasus baru Covid-19, sehingga totalnya jadi 30.829 kasus positif Covid-19. Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Covid-19 bertambah 112 orang sehingga totalnya menjadi sebanyak 29.656 orang.

Sedangkan sepanjang 24 jam terakhir tidak ada pasien yang meninggal akibat virus Covid-19. Total pasien meninggal karena covid berjumlah 893 orang.

BACA JUGA: Semua Kawasan Mainland di Batam Zona Merah

Kepala Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Batam berada di angka 280 orang, atau berkurang 80 orang dibandingkan sehari sebelumnya yakni 360 orang.

“Ya, kasus aktif kita terus berkurang signifikan lantaran semakin tingginya pasien yang sembuh saat ini,” ujarnya, Selasa (15/3).

Didi menambahkan, bila melihat peta penyebaran virus Covid-19 di Kota Batam, saat ini tersisa dua kelurahan saja yang berzona merah atau memiliki kasus aktif diatas 20 orang. Kedua kelurahan itu ialah Taman Baloi dan Kelurahan Belian Batamkota. Sementara itu 8 kelurahan berzona orange, 31 kelurahan berzona kuning dan 22 lainnya zona hijau.

Adapun tingkat kesembuhan saat ini terus naik di angka 96,195 persen. Tingkat kematian sebesar 2,8 persen dan tingkat kasus aktif 0,908 persen.

Pemerintah lanjut Didi, meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah Covid-19, dimulai dari menekan angka penularan. Pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 tersebut. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

UPDATE