Jumat, 8 Mei 2026

Rudi akan Lanjutkan Bangun Infrstruktur Hingga Pengentasan Pengangguran

Berita Terkait

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Daerah Kota Batam, di Hotel Radisson, Senin (21/3). F.Cecep Mulyana

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi merencanakan kelanjutan pembangunan infrastruktur hingga pengentasan persoalan angka pengangguran. Hal ini disampaikan saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Daerah Kota Batam, di Hotel Radisson, Senin (21/3).

Ia menjelaskan pembangunan Kota Batam sudah terpadu menjadi satu antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Persoalan yang masih harus dihadapi adalah banjir, pengangguran, dan pemulihan ekonomi,” kata dia.

Misalnya, tentang banjir, Rudi akan siapkan masterplan bagaimana langkah penanggulangan ke depannya. Dan diharapkan beberapa tahun ke depan Batam bisa bebas banjir.

“Program prioritas itu yang kita dahulukan. Dan banjir menjadi salah satu fokus utama kami. Pak Yu sudah setiap hari turun untuk memantau banjir, begitu juga dengan BP Batam,” jelasnya.

Ia menegaskan bangunan yang ada di tanah milik negara tidak akan ada ganti rugi. Peserta Musrenbang diharapkan menyampaikan kepada warganya. Pemerintah harus melakukan beberapa perluasan, agar persoalan banjir ini bisa diselesaikan.

“Jadi jangan tidak senang kalau ditertibkan nantinya. Karena itu memang milik negara,” sebutnya.

Ia memaparkan capaian pertumbuhan ekonomi pada 2021 lalu mencapai 4.75 persen. Capaian ini terjadi dikarenakan hasil kerjasama semua Forkopimda di Kota Batam.

Rudi juga mengingatkan para OPD baik di lingkungan Pemko dan BP Batam harus memiliki etos kerja yang baik. Seperti Negara Korea dan Jepang.

“Siapa yang mampu itu yang kita berikan jabatan. Bisa dilihat saat ini pejabat eselon dua yang ada masih muda baik di BP maupun Pemko Batam,” terangnya.

Lanjutnya, saat ini yang sedang dikerjakan adalah, Bandara Hang Nadim. Merenovasi terminal 1 dan membuat terminal 2 tidak menggunakan anggaran BP, Pemko dan negara.

Perkembangan bandara ini harus di dukung dengan jalan yang bagus. Didukung dengan 5 lajur kiri dan kanan dari Hang Nadim menuju ke Nagoya. Menurutnya, pada 2024, Batam bisa bangkit dengan pesat.

“2023 Fly Over Kepri Mall sudah bisa dibangun. Akses infrastruktur harus diselesaikan. Supaya apa yang kami bangun selaras. Bandara ke Nagoya jalannya akan diselesaikan oleh BP Batam,” katanya.

Sementara dari Kepri Mall ke Sagulung dan Batuaji akan dibesarkan oleh Pemko Batam. Sehingga akses jalan utama di Batam bisa selesai. Selain itu, pihaknya juga akan membangun Pelabuhan Batu Ampar. (*)

Reporter : YULITAVIA

UPDATE