Selasa, 17 Maret 2026

2 Ribu Ekor Sapi Direncakan akan Tiba di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sebanyak 320 ekor sapi dari Lampung Tengah, tiba di Pelabuhan Beton Sekupang, Kota Batam, Senin (20/6/2022). Proses pengiriman hewan kurban dari Lampung Tengah ke Batam masih berlangsung dan direncanakan dua ribu ekor sapi akan tiba di Batam. Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Proses pengiriman hewan kurban dari Lampung Tengah ke Batam masih berlangsung dan direncanakan dua ribu ekor sapi akan tiba di Batam.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, mengatakan, hingga saat ini sudah 940 ekor sapi tiba di Kota Batam

“Sebagian sudah tiba di Batam. Sebagian lagi masih proses pengiriman ke sini,” ujarnya.

Dikatakan Mardanis, ada tiga kapal yang membawa sapi-sapi tersebut ke Batam. Kapal pertama tiba di Batam pada Senin (20/6) kemarin membawa 320 ekor sapi. Selanjutnya kapal kedua tiba Rabu (22/6) dengan membawa sebanyak 620 ekor sapi.

“Yang sudah masuk sekitar 940 ekor. Kapal ketiga dalam perjalanan ke sini,” ungkap Mardanis.

Ia menjelaskan, hingga H min 6 Lebaran Idul Adha direncakan ada dua ribu ekor sapi yang akan tiba di Kota Batam.

Selain sapi, kapal-kapal tersebut nantinya juga akan membawa kambing. Hewan kurban kambing direncanakan akan masuk trip kapal ketiga dan ke empat.

Mardanis memastikan, sapi yang dikirim ke Batam ini sudah melakukan tahapan sesuai ditetapkan Satgas Penyakit Hewan dan Mulut (PMK) hewan kurban Kota Batam.

Selain itu sapi-sapi ini akan diisolasi terlebih dahulu selama tiga hari di Bukit Dangas, Sekupang. Selesai proses isolasi, barulah proses pendistribusikan kepada masyarakat Batam.

“Di Dangas ini kita akan amati lagi, ada tempat IKH (Isolasi Kesehatan Hewan) namanya. Isolasinya selama tiga hari disana. Baru boleh didistribusikan kepada masyarakat,” ucap Mardanis.

Mardanis menegaskan, pelaksanaan SOP ini penting dalam memastikan pengiriman sapi ini benar-benar sehat dan tidak terdampak PMK.

“Jadi sebelum didistribusikan isolasi tiga hari di IKN Bukit Dangas, jika tidak ada gejala dan aman baru boleh (didistribusikan ke masyarakat,” tutup Mardanis.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

SALAM RAMADAN