Minggu, 15 Maret 2026

Diduga Karena Cemburu, D Menganiaya Tetangganya di Nongsa

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Jawapos.com

batampos – Warga Kavling Bida, Nongsa, D menganiaya tetangganya, 23 Juli lalu. Penganiayaan ini diduga bermotif cemburu.

Polsek Nongsa saat ini masih memburu pelaku, yang telah menyebakan Epsonesi, 47, mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Kapolsek Nongsa, Kompol Yudi, Senin (25/7).

Dari keterangan istri korban. Kejadian bermula saat korban bersama istrinya mengajukan pinjaman, ke rumah tetangganya yang merupakan Ketua Mekar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).

D sejak awal sudah membuntuti Epsonesi dan istrinya. Namun, saat berada didepan rumah tetangganya tersebut, D dari belakang melayangkan parang ke arah Epsonesi.
Bacokan pertama ini dapat ditangkis. Tapi, menyebabkan jari tangan kiri dan pundak korban terluka.

Saat, D hendak melayangkan parang lagi, istri korban berteriak minta tolong. Mendengar teriakan itu, para warga berdatangan. Sedangkan, pelaku lari dari lokasi kejadian.

Yudi mengatakan begitu mendapatkan informasi mengenai kejadian itu, jajarannya segera mendatangi lokasi. Sesampai di lokasi, korban penganiayaan sudah di bawa ke Rumah Sakit Elisabeth Batamkota.

“Anak dan istri korban melihat kejadian ini,” ujar Yudi.

Sejauh ini, beberapa orang saksi telah diperiksa polisi. Dari pemeriksaan ini diketahui, pembacokan ini diduga akibat persoalan cemburu.

“Ada cemburu soal asmara, namun kami masih dalami motif ini,” tutur Yudi.

Yudi mengatakan anggotanya masih melakukan pencarian keberadaan D. Beberapa lokasi diduga tempat D bersembunyi sudah dilakukan penyisiran.

“Kami masih melakukan pemeriksaan juga, terhadap para saksi. Sampai saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujarnya.

Ia berharap tidak ada lagi kejadian serupa. Jika masyarakat memiliki masalah, ia berharap dapat diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan.

“Jangan main hakim sendiri. Selesaikan masalah dengan kepala dingin,” tuturnya. (*)

 

 

Reporter : FISKA JUANDA

SALAM RAMADAN