Jumat, 13 Maret 2026

Pemko Batam Siapkan Rp 13 Miliar Untuk BLT, Pasar Murah, Hingga Subsidi BBM

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sekda Batam, Jefridin. F.Dalil-Harahap

batampos – Pemerintah Kota Batam tengah mematangkan rencana untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat, guna menekan inflasi pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin mengatakan total anggaran yang disiapkan adalah Rp 13.480.000.549. Anggaran tersebut berasal dari APBD Kota Batam.

Anggaran yang cukup besar tersebut akan digunakan untuk berbagai program yang bisa membantu masyarakat. Pertama, penggunaan anggaran diperuntukan untuk bantuan langsung tunai (BLT). Jumlah penerima bantuan tersebut adalah 39.397 KK. Masing-masing mendapatkan Rp 300 ribu.

“Penerimanya diambil dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Jadi semua data orang yang tidak mampu itu ada di Kementerian. Selama ini belum semua mendapatkan bantuan. Nanti akan diverifikasi untuk bisa menerima bantuan dari Pemko Batam,” jelasnya, Senin (12/9).

Saat ini tim tengah melakukan verifikasi by name, address, dan nomor rekening. Hal ini untuk mengetahui keberadaan calon penerima. Jika memang tidak ditemukan, akan dicari calon penerima lainnya yang sesuai dengan kriteria dan masuk kategori masyarakat tidak mampu. Sehingga kuota tersebut terpenuhi.

“Itu bantuan dari Pemko Batam. Nanti ada juga dari provinsi. Hanya saja perlu ditegaskan penerima bantuan tidak boleh double atau ganda. Jadi kalau sudah mendapat bantuan dari pusat, tidak boleh menerima dari daerah,” tegas Jefridin.

Selanjutnya, anggaran tersebut juga digunakan untuk operasi pasar murah. Untuk kegiatan ini Pemko Batam menyiapkan Rp 460 juta untuk moda transportasi atau operasional. Kegiatan akan digelar di 10 kecamatan yang bisa dijangkau dengan transportasi darat.

Berikutnya, juga ada untuk pengembangan kawasan holtikultura yang dianggarkan Rp 419 juta. Tidak saja itu, ada lagi pemberian bibit tanam cabai dalam polibek Rp 80 juta.

Pemko Batam juga memberikan subsidi di sektor moda transportasi dengan nilai anggaran Rp 727 juta. Subsidi akan diberikan kepada bus sekolah sebanyak sembilan unit, BBM trans Batam sebanyak 33 unit. Subsidi BBM untuk kapal Pulau Jaloh ke Sagulung 1 unit.

Selanjutnya, pemberian subsidi kapal di Kecamatan Galang tiga unit. Serta pemberian subsidi BBM kepada boat pancung Sekupang-Belakangpadang untuk pulang dan pergi.

Anggaran bersumber dari dana alokasi umum (DAU) sebesar 2 persen atau senilai Rp 5,2 miliar. Selebihnya bersumber dari belanja tidak terduga (BTT). (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

SALAM RAMADAN