Sabtu, 4 April 2026

Ini dia Titik Favorit Penyelundupan Sabu ke Lapas Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sudut Lapas Batam yang diduga jadi tempat melemparkan sabu ke dalam lapas. F.Yofi Yuhendri

batampos – Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu. Barang haram tersebut ditemukan di area branggang kebun, lokasi yang disebut paling sering menjadi sasaran pelemparan dari luar lapas.

Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Batam, Andre Silalahi mengatakan area branggang kebun kerap dipilih karena posisinya berdekatan dengan tepi jalan dan relatif mudah dijangkau dari luar.

“Dari beberapa kasus yang ditangani, temuan narkotika selalu berada di area branggang kebun,” ujarnya, Jumat (3/4)

Menurut Andre, pelemparan sabu diduga dilakukan dari jalan di samping gedung lapas maupun dari sekitar Pos Menara 3. Karena itu, pengawasan dari menara dan pemeriksaan rutin di area tersebut terus diperketat.

“Untuk itu pengawasan dari menara terus kita lakukan, termasuk pengecekan di area branggang itu sendiri,” katanya.

Untuk menutup celah penyelundupan, pihak lapas juga berencana memasang pagar jaring atau paranet di sepanjang tembok yang berhadapan dengan Blok D. Paranet itu dirancang setinggi 20 meter dengan panjang mencapai 100 meter.

“Ini kami kerjakan demi keamanan dan kenyamanan di Lapas Batam. Karena pelemparan ini sudah berulang kali,” ungkap Andre.

Sementara itu, Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti konsistensi petugas dalam memerangi peredaran narkoba di dalam lapas.

“Penggagalan ini membuktikan bahwa integritas petugas menjadi benteng utama menjaga lapas dari peredaran barang terlarang,” ujarnya.

Yosafat menegaskan, keberhasilan itu juga merupakan bagian dari pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada upaya pemberantasan narkoba.

“Program tersebut menitikberatkan pada penguatan pengawasan, peningkatan integritas aparatur, dan tindakan tegas terhadap penyalahgunaan narkoba,” tutupnya.(*)

UPDATE