Selasa, 14 April 2026

712 Pelajar Bertarung di Seleksi Paskibraka, Amsakar Tegaskan Nol KKN

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ratusan pelajar bertarung dalam seleksi Paskibraka di Engku Putri, Senin (13/4/2026). f. M Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Di bawah langit pagi Dataran Engku Putri, 712 pelajar berdiri dengan satu mimpi yang sama yakni mengibarkan merah putih di hari kemerdekaan.

‎Mereka datang bukan sekadar ikut seleksi. Mereka datang membawa harapan, tentang, tentang kebanggaan, dan tentang satu tempat yang hanya bisa diisi oleh mereka yang benar-benar layak.

‎Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Batam resmi dimulai, pada Senin (13/4). Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka langsung kegiatan itu dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan calon anggota.

‎Di hadapan ratusan peserta, Amsakar menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar barisan pengibar bendera. Lebih dari itu, mereka adalah wajah generasi muda yang akan membawa nilai-nilai kebangsaan.

‎“Menjadi Paskibraka adalah kebanggaan. Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga orang tua, sekolah, dan pemerintah daerah,” ujarnya.

‎Namun, di tengah semangat yang membuncah, Amsakar mengingatkan satu hal penting: semua harus berjalan bersih.

‎Seleksi ini, kata dia, bukan hanya soal siapa yang paling kuat atau paling siap. Tapi juga tentang bagaimana proses itu dijaga dari kepentingan-kepentingan yang merusak keadilan.

‎“Oleh karena itu, saya menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, objektif, netral, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.

‎Pernyataan itu menjadi penegas: tidak ada ruang bagi “jalan pintas” dalam perebutan posisi yang sarat kehormatan ini.

‎Dari 712 pendaftar, sebanyak 560 peserta lolos verifikasi awal. Angka itu kembali menyusut menjadi 205 peserta yang bertahan setelah melewati seleksi administrasi dan pemeriksaan kesehatan tahap awal.

‎Mereka yang tersisa akan melanjutkan ke tahap yang lebih ketat, seperti wawancara wawasan kebangsaan hingga tes lanjutan yang melibatkan instansi penegak hukum.(*)

ReporterM. Sya’ban

UPDATE