
batampos – Batam kembali menarik perhatian investor nasional. Kali ini, Grup Bakrie mulai menjajaki peluang investasi di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas tersebut dengan fokus pada sektor energi, industri, dan ekonomi digital.
Penjajakan itu mengemuka dalam pertemuan antara jajaran Bakrie Group yang dipimpin Wakil Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk, Anindra Ardiansyah Bakrie, dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin (8/6).
Dalam pertemuan tersebut, BP Batam memaparkan sejumlah keunggulan Batam sebagai destinasi investasi, mulai dari lokasi strategis di jalur perdagangan internasional, fasilitas kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, hingga peluang pengembangan sektor energi baru dan terbarukan.
Usai menerima paparan tersebut, Bakrie Group menyatakan ketertarikannya untuk menjajaki sejumlah peluang investasi, terutama pada sektor energi yang saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.
Baca Juga: Banjir Lumpuhkan Jalan Seibeduk dan Batuaji
”Bakrie Group memiliki ketertarikan untuk menjajaki peluang investasi di Batam, khususnya pada sektor energi. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang baik dengan BP Batam dapat membuka ruang kolaborasi yang mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Batam maupun nasional,” kata Anindra Ardiansyah Bakrie atau yang akrab disapa Ardi Bakrie.
Selain sektor energi, grup usaha nasional tersebut juga melihat potensi besar Batam sebagai simpul perdagangan dan logistik internasional. Posisi Batam yang berdekatan dengan Singapura serta didukung pelabuhan internasional dinilai menjadi modal penting bagi pengembangan usaha ke depan.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri, Mustofa, mengatakan pihaknya turut memfasilitasi pertemuan tersebut. Menurut dia, kunjungan Bakrie Group merupakan langkah awal untuk melihat berbagai peluang investasi yang berkembang di Batam.
”Tujuan utama Grup Bakrie datang ke Batam adalah melihat peluang investasi pada beberapa sektor, terutama melalui Bakrie Power dan Bakrie Industri,” ujar Mustofa, Selasa (9/6).
Ia menjelaskan, melalui Bakrie Power, perusahaan berpotensi masuk ke sektor pembangkit listrik dan energi baru terbarukan yang kebutuhannya terus meningkat seiring bertambahnya investasi di Batam. Sementara melalui Bakrie Industri, peluang terbuka pada sektor baja dan pipa gas yang menjadi penunjang kawasan industri.
”Bakrie Power berpotensi masuk pada sektor pembangkit listrik dan energi baru terbarukan. Sedangkan Bakrie Industri bisa bergerak pada bidang baja dan pipa gas,” katanya.
Baca Juga: Perawatan Pesawat Masih Banyak Lari ke Luar Negeri, Batam Disiapkan Jadi Simpul MRO Nasional
Menurut Mustofa, Bakrie Group juga mulai melirik perkembangan ekonomi digital di Batam yang dalam beberapa tahun terakhir tumbuh cukup pesat. Meningkatnya kebutuhan listrik untuk pusat data (data center) dan industri berbasis teknologi menjadi peluang bisnis yang dinilai menjanjikan.
”Grup Bakrie juga tertarik terhadap perkembangan ekonomi digital. Karena pada akhirnya sektor tersebut membutuhkan dukungan energi yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, menyambut baik ketertarikan Bakrie Group terhadap Batam. Menurut dia, kawasan ini memiliki daya saing yang kuat berkat kombinasi infrastruktur industri, konektivitas pelabuhan internasional, serta iklim investasi yang semakin kondusif.
Dalam pertemuan tersebut, BP Batam turut memperkenalkan sejumlah proyek dan peluang investasi strategis, khususnya pada sektor energi baru dan terbarukan yang menjadi fokus pengembangan ekonomi nasional.
”Kami sangat senang melihat ketertarikan Bakrie Group terhadap perkembangan Batam hari ini. Semoga pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk bisa berkolaborasi dalam menghadirkan investasi yang mampu berdampak bagi ekonomi Batam,” kata Dendi.
Ia menambahkan, investasi di Batam saat ini menunjukkan tren yang positif. Selain investasi asing yang terus tumbuh, investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) juga mulai mengambil peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Jika penjajakan tersebut berlanjut ke tahap realisasi, Bakrie Group berpotensi menjadi salah satu investor domestik besar yang ikut terlibat dalam pengembangan sektor energi, industri, dan infrastruktur penunjang pertumbuhan ekonomi Batam dalam beberapa tahun ke depan. (*)

