Kamis, 16 Juli 2026

Pemko Batam Bangun Taman Budaya, Target Jadi Ikon Wisata Baru

Berita Terkait

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Restu Gunawan, didampingi Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, dan rombongan meninjau taman di Gedung Beringin, Sekupang, Jumat (11/3). Foto: Disbudpar Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai merealisasikan pembangunan Taman Budaya sebagai pusat seni, budaya, dan ekonomi kreatif. Proyek senilai sekitar Rp50 miliar itu akan dikerjakan dengan skema tahun jamak (multi-years) selama tiga tahun dan mulai berjalan pada 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan pembangunan Taman Budaya merupakan salah satu program strategis pemerintah daerah untuk mengoptimalkan aset daerah sekaligus menghadirkan destinasi wisata budaya baru.

Menurut dia, proyek tersebut telah mendapat dukungan anggaran dari Pemko Batam bersama DPRD Kota Batam.

“Anggarannya sekitar Rp50 miliar dengan skema multi-years selama tiga tahun. Tahun ini dimulai dari proses perencanaan,” kata Ardiwinata, Rabu (15/7).

Baca Juga: Staycation Hemat di Batam: HARRIS Resort Waterfront Batam Tawarkan Promo Pay 2 Stay 3 Nights

Saat ini, tahapan proyek memasuki penyusunan perencanaan teknis. Proses lelang konsultan perencana telah rampung dan pemenangnya telah ditetapkan. Selanjutnya, konsultan akan menyusun Detailed Engineering Design (DED) sebagai acuan pembangunan fisik.

Adapun pembangunan fisik nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam.

Ardiwinata menjelaskan, Taman Budaya akan dibangun di kawasan Gedung Beringin yang merupakan aset milik Pemerintah Kota Batam di bawah pengelolaan Disbudpar. Kawasan tersebut selama ini memang dipersiapkan sebagai lokasi pengembangan pusat kebudayaan.

“Lahan yang sekarang terlihat rimbun itu memang sedang kami siapkan. Ke depan kawasan ini akan menjadi amenitas kebudayaan dan pariwisata. Nama resminya nanti akan diumumkan langsung oleh Wali Kota Batam,” ujarnya.

Baca Juga: KJRI Johor Bahru Pulangkan 90 WNI Lewat Batam

Ia menambahkan, pembangunan Taman Budaya merupakan bagian dari program prioritas Pemko Batam untuk menyediakan ruang bagi paguyuban, komunitas seni, dan pelaku budaya.

Tak hanya menjadi lokasi pertunjukan, kawasan tersebut juga diproyeksikan sebagai pusat aktivitas seniman, budayawan, serta pelaku ekonomi kreatif dari 17 subsektor. Taman Budaya akan terintegrasi dengan pengembangan Creative Hub sehingga menjadi pusat baru pengembangan industri kreatif di Batam.

Dari sektor pariwisata, keberadaan Taman Budaya diharapkan mampu menambah pilihan atraksi wisata. Disbudpar bahkan menargetkan kawasan tersebut masuk dalam paket perjalanan wajib agen wisata yang membawa wisatawan ke Batam.

“Di sana nantinya akan ada pertunjukan seni yang digelar secara rutin. Harapannya wisatawan tidak hanya datang untuk berbelanja atau kuliner, tetapi juga menikmati kekayaan seni dan budaya Batam,” ujar Ardiwinata.

Baca Juga: MBG Kembali Disalurkan di Batam Usai Libur Sekolah

Ia optimistis Taman Budaya akan menjadi ikon baru Kota Batam yang memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata budaya, melengkapi potensi wisata belanja, kuliner, dan bahari yang selama ini menjadi andalan. (*)

UPDATE

Play sound