
batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam menyiapkan server cadangan guna mendukung kelancaran pelaksanaan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) secara online Juni mendatang.
Ketua Panitia PPDB Kita Batam, Hernowo, mengatakan, persiapan sudah 100 persen, termasuk kesediaan website pendaftaran dan kemampuan server, agar tidak terjadi gangguan atau kesulitan saat PPDB nanti.
“Hari pertama biasanya traffic (macet) karena semua pendaftara pada login, dan inginnya memang terdaftar di hari pertama, walaupun itu sebenarnya tidak berpengaruh terhadap hasil seleksi,” kata Hernowo
Hernowo mengatakan panitia pelaksanaan tidak saja berada di sekolah, namun pihaknya juga menyediakan help desk di kantor Disdik Batam. Nantinya petugas help desk akan membantu orangtua yang mendaftar karena dari jalur perpindahan orangtua.
“Karena mereka kan daftar pakai KTP dan KK dari luar Batam. Jadi ada yang harus kami sinkronkan. Sehingga orangtua nanti yang ambil jalur perpindahan bisa ke kantor dulu,” sebutnya.
Untuk antisipasi padatnya pendaftar di hari pertama, pihaknya sudah meminta penyedia jasa atau pihak ketiga yang kami percaya untuk bertanggung jawab atas PPDB ini untuk berada di Batam. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada kendala nantinya.
“Karena server juga sudah kami siagakan. Kami berharap tidak ada masalah atau pun kendala. Karena kemarin sudah simulasi juga, dan operator juga sudah dilatih. Semoga lancar,” harapnya.
Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini juga menambahkan orangtua yang tidak memiliki perangkat seluler untuk mendaftar, bisa datang ke sekolah. Nanti operator akan membantu mengunggah dan mendaftarkan berkas.
“Ini antisipasi sekaligus posko bantuan kepada orangtua yang kesulitan. Karena kami ingin PPDB ini berjalan baik, tanpa kendala,” sebutnya.
Ia menyebutkan PPDB jenjang SD akan dibuka 6-10 Mei mendatang. Total 337 rombongan belajar (Rombel) yang tersebar di 12 kecamatan yang ada. Orangtua bisa memanfaatkan waktu pendaftaran yang cukup panjang. Sehingga tidak perlu terburu-buru mendaftar di hari pertama.
“Kami standby dan memantau serta mengawasi jalannya PPDB. Karena persiapan sudah rampung, kami inginnya tidak ada masalah. Kepala sekolah dan panitia di sekolah juga akan sangat fokus untuk menyukseskan pelaksanaan PPDB ini,” ujarnya.
Selain itu, sejak dua tahun ini, pelaksanaan pendaftaran online dibuka terpisah antara SD dan SMP negeri. Tujuannya salah satu untuk mengurai kemacetan saat pendaftaran dibuka.
“Tahun lalu PPDB cukup sukses, dan tidak ada kendala yang berarti. Juni nanti kami juga harapkan hal yang sama,” imbuhnya.
Hernowo menambahkan, pendaftar harus memenuhi semua persyaratan yang sudah ada di website pendaftaran, sesuai dengan jalur yang dipilih. Mereka yang memilih jalur afirmasi silakan melampirkan bukti sebagai penerima bantuan pemerintah.
“Harus yang terdaftar di Dinsos. Kami sudah kerja sama juga dengan Dinsos, agar operator paham bentuk kartu penerima yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada warga yang tidak mampu,” jelasnya.(*)
Reporter: Yulitavia

