Rabu, 6 Mei 2026

Dinkes Batam Belum Temukan Makanan Berbahaya Selama Ramadan

Berita Terkait

Ilustrasi pedagang takjil. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan hingga hari ke 10 bulan Ramadan ini, belum ada temuan makanan yang mengandung bahan berbahaya di Kota Batam.

“Alhamdulillah, sampai dengan hari ke 10 Ramadan ini belum ada ditemukan (makanan berbahaya),” ujarnya, Rabu (13/4).

Menurut Didi, pengawasan dan pengecekan jajanan takjil terus dilakukan setiap hari di bulan Ramadan. Pengawasan ini dilakukan oleh puskemas-puskesmas di setiap pasar takjil, bazar Ramadan dan lokasi-lokasi takjil yang ada di wilayahnya.

“Setiap puskesmas sudah kita perintahkan untuk melakukan pengecekan jajanan takjil di wilayah kerja masing-masing,” tambah Kadinkes Batam itu.

Dalam pengecekan ini nantinya Puskesmas bekerja sama dengan pihak kelurahan, Bhabinkamtibmas, babinsa dan kader ketanahan pangan. Pengecekan tidak hanya di satu lokasi saja, tetapi random menyeluruh di masing-masing titik bazar takjil.

“Kita laksanakan rutin setiap hari sejak 4 April lalu,” ungkap Didi.

Adapun pemeriksaan dan pengecekan dilakukan seperti Rodamin B, Rodamin B. Pemeriksaan Boraks dan Formalin serta Pemeriksaan E Coli/Coliform.

Ditambahan Didi, dari Puskesmas yang sudah turun belum ditemukan bahan makanan yang memakai pengawet dan pewarna yang tak dibenarkan.

“Jika pedagang didapatkan memakai bahan pewarna dan pengawet serta bahan-bahan yang tidak diizinkan untuk dipakai di makanan maka pihak kami akan melakukan teguran dan pembinaan,” pungkas Didi. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

UPDATE